Sangihe, Barta1.com – Adanya tudingan sejumlah oknum tidak bertanggungjawab terkait sepak terjang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sangihe dalam hal ini, Kabid Perindag, Fera Massoara, dibantahkan sejumlah pengusaha pengguna jasa tol laut di Kepulauan Sangihe.
Sebelumnya diberitakan Kabid Perindag, Fera Massoara, terkesan mempersulit beberapa pengusaha di Sangihe. Tak hanya itu pemberitaan juga menyebutkan oknum kabid mempunyai hutang yang sudah setahun tidak dibayar.
Menelusuri hal itu, awak media menemui beberapa pengusaha, antara lain Haji Uli. Namun demikian Haji Uli yang merupakan pengusaha pengguna jasa tol laut, mengklarifikasi statemennya disalah satu media yang mengatakan Kabid Perindag Fera Massoara mempunyai hutang kepadanya.
“Pada waktu ada wartawan datang, saya tidak tau kalau Ibu Fera sudah melunasi hutangnnya. Untuk sekarang memang Ibu Fera sudah tidak punya hutang,” kata Haji Uli.
Sementara itu, sejumlah pengusaha besar Sangihe yang saat ini menggunakan tol laut justru mempertanyakan isu yang menjelekkan nama Fera Massoara.
“Siapa yang mengatakan Kabid Fera Massoara persulit kami pengusaha Sangihe menggunakan tol laut. Justru selama ini kami sangat terbantukan dan berterima kasih atas peran aktif Kabid Fera Massoara yang selalu memberikan solusi ketika terjadi persoalan dengan kami yang menggunakan tol laut,” ujar sejumlah pengusaha di Pusat Kota Tahuna.
Kalau boleh, lanjut sejumlah pengusaha tersebut, oknum yang sengaja menjelek-jelekan Kabid Fera Massoara pertemukan dengan mereka. “Kalau kami merasa dipersulit pasti sudah tidak menggunakan tol laut lagi,” kata mereka.
Sementara itu, Kabid Perindag Disperindag Sangihe, Fera Massoara mengatakan ada yang sejumlah oknum tidak bertanggungjawab melakukan tudingkan tidak benar karena merasa bisnis gelapnya terganggu. “Yah benar, ada oknum yang sengaja memainkan harga untuk mencari keuntungan pribadi lewat bongkar muat tol laut. Saya selalu getol melawan hal ini. Sebab permainan itu sangat membuat masyarakat Sangihe dirugikan. Sehingga mereka merasa terusik dengan kehadiran saya, lalu mencoba melakukan hal-hal yang tidak baik kepada saya,” kata Massoara.
Peliput : Rendy Saselah

Discussion about this post