Manado, Barta1.com – Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Manado, kembali mengirimkan mahasiswanya untuk magang internasional di Cina, Kuala Lumpur dan Penang.
Magang mahasiswa ke Cina sudah dilakukan jurusan yang dinakodai Oktavianus Lintong SPi MSi, sudah sejak tahun 2018 lalu. Mahasiswa melaksanakan kegiatan praktek di hotel berbintang 5.
“Berkat kerja sama yang harmonis, setiap tahunnya Jurusan Pariwisata dari program Studi S1 Terapan Manajemen Perhotelan mengirimkan mahasiswa ke Cina sebanyak 3 orang, Kuala Lumpur 5 orang dan Penang 6 Orang,” kata Ketua Panitia Magang, Drs Robert D Towoliu.
Lebih lanjut Towoliu mengatakan melalui magang ini, mahasiswa Jurusan Pariwisata diharapkan mampu melakukan kegiatan mengaplikasikan pengetahuan yang mereka dapat dibangku kuliah didunia industri dimana meraka ditempatkan.
Kegiatan magang internasional ini dilakukan selama enam bulan mulai dari bulan Juli dan berakhir pada bulan Desember. Dengan penggabungan magang, maka mahasiswa semakin leluasa dalam merancang dan melaksanakan kegiatan kemasyarakatan.
“Kegiatan ini sekalipun berlingkup bilateral, memiliki makna penting bagi mahasiswa. Tidak hanya terkait dengan school exposer, tetapi lebih pada international atmosphere,” jelas Towoliu.
Sementara itu, Ketua Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Manado, Oktavianus Lintong menilai mahasiswa perlu memiliki wawasan internasional. Terlebih dengan telah diberlakukannya pasar bebas ASEAN sejak 2015 silam.
“Mau tidak mau, dunia pendidikan pasti terimbas oleh globalisasi, dan mahasiswa harus dipersiapkan untuk memenangi kompetisi global termasuk dalam dunia pendidikan ini,” ungkapnya.
Melalui magang internasional ini, berbagai kualifikasi seperti yang dikehendaki oleh pembelajaran abad 21 dapat lebih dikuatkan lagi pada mahasiswa peserta magang. Mulai dari kemahiran komunikasi, berpikir kreatif, bekerja sama dan bahkan kemandirian.
“Oleh karena itulah mahasiswa peserta Magang Internasional ini mendapatkan pembekalan yang terkait dengan pemenuhan empat kualifikasi yang dipersyaratkan, penguatan spirit de corp, penguasaan bahasa dan budaya Cina dan Malaysia serta tidak kalah pentingnya adalah penguasaan mapping dan travelling di Cina dan Malaysia,” tuturnya.
Lebih lanjut Lintong mengatakan bahwa selain ke Malaysia dan Cina, mahasiswa Program Studi S1 Terapan Manajemen Perhotelan ini melakukan magang di dalam negeri yaitu ke Bali berjumlah 17 orang, Jakarta 1 orang dan Batam ada 6 orang.
“Jumlah mahaswa yang melakukan magang didalam negeri dan luar negeri ada berjumlah 38 orang, dimana sebelum turun ke dunia industri mereka sudah diberi pembekalan,” ungkap pria yang juga dipercayakan sebagai Ketua Senat Pokiteknik Negeri Manado, yang didamping Dr Bernadain Dainty Polii selaku Sekertaris Jurusan.
Direktur Politeknik Negeri Manado, Ir Evert N Slat MT memberikan langsung catatan pada saat pembekalan. Dia mengaku peserta tahun ini diharapkan tidak sekadar melaksanakan program yang telah dipersiapkannya. “Para peserta magang diharapkan dapat membawa nama baik Politeknik Negeri Manado. Perlihatkanlah bahwa kalian itu bisa dan layak diperhitungkan dibidang Pariwisata,” tegas Direktur.
Penulis : Agustinus Hari


Discussion about this post