• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Kultur

Teater Sesungguhnya Adalah Milik Para Jelata

by Ady Putong
9 Juni 2019
in Kultur, Seni
0
Teater Sesungguhnya Adalah Milik Para Jelata

Outdoor Pementasan Teater Oleh Anak-anak Sanggar Teater Pemuda/Remaja Maranatha Karame (PERMAK)

747
SHARES
348
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ada masa dulu di mana pentas teater dibuat eksklusif. Pada kala itu, pelakon berkarya dalam gedung megah ditonton para bangsawan. Tapi suatu malam di Karame, kondisi itu benar berubah. Pada hari itu, teater menunjukkan jatidirinya sebagai pentas seni milik rakyat jelata. Milik kita semua.

Lakon Orang-orang Terusir yang dipentaskan di Karame, Manado, Sabtu (08/06/2019) pukul 21.00 Wita bergulir di tengah ruas jalan Teuku Umar. Para pemainnya berasal dari Teater Permak, sebuah grup seni yang pusatnya di tengah-tengah warga Karame. Pentas Orang-orang Terusir, kemudian, niscaya mencipta semacam komunikasi batin antara kreator seni dan jelata penontonnya.

Stanley Entjerau selaku sutradara (art director) mengatakan pementasan teater dengan Lakon Orang-Orang Terusir, merupakan Karya Iverdixon Tinungki seorang penyair, sastrawan, dan budayawan.

Bukan kebetulan kata dia, jalan kisah lakon tersebut mewakili kebanyakan orang kecil yang hidupnya tertindas. Ini adalah fenomena penindasan sosial yang sudah umum terjadi sejak negara masih dijajah, di masa orde baru, hingga era milenium.

“Dalam pementasan ini menceritakan bukan sekadar persoalan tanah yang ingin dikuasai perusahaan tambang pasir besi. Ini persoalan hak-hak sebagai warga negara,” terang Stanley menyangkut naskah ciptaan Iverdixon.

“Negara yang harusnya melindungi kita, bukan membuat kita jadi orang-orang terusir dari tanah kita. Ini persoalan kemanusiaan. Nilai kemanusiaan yang ditindas oleh kekuasaan. Apakah pasir besi lebih berharga dibanding kehidupan orang-orang pulau,” ungkap Stenly.

Interaksi antara pelakon dan masyarakat ada dalam benak Frengly Sanger, salah satu warga yang hadir di Jalan Teuku Umar. Sebuah dialog kuat antara sosok Bumbeka dan Akala, terus terngiang di kepala Frengly.

“Tapi kuingatkan, orang yang mencelupkan roti sepinggan dengan Yesus, justru dia yang paling berbahaya…”

“Orang yang mencelupkan roti sepinggan dengan Yesus, tak selalu ia sosok Yudas…”

“Dialognya kuat dan sangat sinis,” ujar Frengly.

Pastinya, Glendy Paparang, Maria Birahim, Daniel Birahim, Daniel Sudarwanto, Cantika Ambar, Stiv Takasanakeng dan Gian Raff Anggoman —para pelakon— telah menunjukkan keberpihakkan seni pada kemaslahatan. Sebuah hiburan bagi jelata yang membutuhkan harapan. (*)

Penulis: Albert P. Nalang

Barta1.Com
Tags: karameorang-orang terusirteaterteater permak
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Siapa Pemain Lokal yang Bergabung Sulut United?

Siapa Pemain Lokal yang Bergabung Sulut United?

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Supriyadi Pangellu: Pak Gubernur, Evaluasi Dulu Kinerja Calon Sekprov! 2 Mei 2026
  • Pemkot Kotamobagu Sebut Perda APBD 2026 Sudah Lolos Evaluasi Gubernur 2 Mei 2026
  • Pemkab Sangihe Gelar Layanan Terpadu di Pulau Kalama 2 Mei 2026
  • BNPB ke Bupati Sitaro: Jangan Intervensi Belanja Material! 2 Mei 2026
  • Polisi Fasilitasi Perdamaian Dua Kelompok Pemuda di Kota Bitung 1 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In