• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Skakmat Peredaran Narkoba, BNNP Sulut Gelar Open Turnamen Catur

by Ady Putong
15 April 2026
in Olahraga
0
Jajaran Panitia Turnament Catur BNNP Sulut Cup Tahun 2026. (foto panpel)

Jajaran Panitia Turnament Catur BNNP Sulut Cup Tahun 2026. (foto panpel)

0
SHARES
41
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara melakukan langkah gambit unik dalam upaya pemberantasan barang haram di wilayah kerjanya. Alih-alih tindakan lapangan, BNNP Sulut memilih papan catur sebagai medan pertempuran edukatif melalui ajang “Open Turnamen Catur Piala BNNP Sulut 2026” yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu 18 April 2026, akhir pekan ini.

Kegiatan yang berpusat di Aula BNNP Sulut ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-24 BNN RI. Turnamen dipandang sebagai sebuah strategi besar untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis, di mana ketajaman berpikir menjadi senjata utama untuk menolak penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNNP Sulawesi Utara, Brigjen Pol Jemmy GP Suatan, menegaskan pemilihan olahraga catur bukanlah tanpa alasan, melainkan sebuah simbolisasi dari nilai kesabaran dan ketelitian.

“Melalui catur, kita melatih fokus dan strategi. Ini juga bagian dari langkah kita membangun lingkungan Bersinar (Bersih dari Narkoba) dengan cara yang lebih cerdas,” ujar Suatan pada sejumlah media, Selasa (14/04/2026).

Filosofi catur yang mengandalkan kalkulasi matang dianggap sejalan dengan visi BNNP dalam membentengi masyarakat dari jerat narkoba. Setiap langkah di atas papan hitam-putih tersebut merepresentasikan keputusan hidup, di mana satu langkah salah bisa berakibat fatal. Ini serupa dengan bahaya sekali mencoba narkotika yang dapat merusak masa depan.

Antusiasme peserta terhadap turnamen ini tergolong sangat tinggi, menunjukkan masyarakat merespons positif “serangan balik” terhadap narkoba lewat jalur prestasi. Ketua Panitia, Dicky Wellem Mamuaya, mengungkapkan hingga saat ini tercatat ratusan peserta dari berbagai kalangan telah mendaftarkan diri untuk beradu strategi di turnamen perdana ini.

“Sekitar 160 peserta telah mengonfirmasi keikutsertaan, termasuk deretan master catur nasional yang siap meramaikan ajang perdana kolaborasi ini di Sulut,” kata Mamuaya saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Ia memastikan turnamen ini menjadi pintu masuk untuk memperluas kampanye anti-narkoba secara masif hingga ke lapisan masyarakat terbawah.

Guna menarik minat para pecatur Sulut, panitia telah menyiapkan total hadiah yang cukup menggiurkan mencapai Rp35 juta bagi para pemenang.

“Total hadiah turnamen catur ini mencapai Rp35 juta dengan pembagian hingga 40 peringkat. Kami ingin turnamen ini tak hanya kompetitif secara teknis, tapi juga inklusif bagi semua kalangan,” tegas Mamuaya.

Inisiator kegiatan, Stanley Inkiriwang, menyebutkan bahwa ajang ini merupakan pembukaan  dari rangkaian agenda yang lebih besar pada Juni 2026 mendatang.

“Ini fondasi menuju gebyar turnamen yang lebih besar dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Nanti juga akan ada kategori pelajar hingga mahasiswa, bahkan peluang meraih gelar master catur di Sulut,” ungkap Stanley.

Melalui langkah ini, BNNP Sulut berhasil menampilkan wajah baru dalam pemberantasan narkoba yang lebih edukatif dan berbasis komunitas. Dengan melibatkan Forkopimda hingga masyarakat sipil, pesan “War on Drugs” kini tidak sekadar slogan, melainkan sebuah gerakan nyata yang dimulai dari langkah sederhana di atas 64 petak papan catur. (**)

Editor: Ady Putong

 

Barta1.Com
Tags: Brigjen Pol Jemmy GP SuatanCatur Sulawesi UtaraHadiah Turnamen Catur ManadPencegahan Narkoba EdukatifPerang Lawan NarkobaStrategi War on Drugs.Turnamen Catur BNNP Sulut 2026
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Kurikulum Pendidikan Sulut Disorot, Tantangan dan Harapan di Balik Penerimaan Mahasiswa Baru

Kurikulum Pendidikan Sulut Disorot, Tantangan dan Harapan di Balik Penerimaan Mahasiswa Baru

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Halal Bihalal Jurusan AB Polimdo: Merajut Kebersamaan dalam Keberagaman 18 April 2026
  • WALHI Sulut Perkuat Gerakan Lingkungan, 18 Peserta Ikuti Pelatihan Community Organizer 2026 17 April 2026
  • Pegadaian Gelar “Mengetuk Pintu Langit”, Wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 17 April 2026
  • Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Polisi Tindak Cepat Amankan Pelaku 17 April 2026
  • Setir Kanan Gelar Pameran Mobil Bekas Terbesar di Manado 17 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In