• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Kultur Sejarah

Mau Tahu Urutan Raja-raja Kerajaan Manganitu, Sangihe? Ini Dia…

by Agustinus Hari
1 Juni 2019
in Sejarah
0
Mau Tahu Urutan Raja-raja Kerajaan Manganitu, Sangihe? Ini Dia…
0
SHARES
7.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manganitu, sebuah kerajaan bahari yang banyak dicatat berbagai literatur Eropa, baik oleh para misionari dan juga pelaut-pelaut era Spanyol, Portugis dan VOC Belanda. Kerajaan ini eksis selama 344 tahun.

Berdiri pada tahun 1600 hingga 1944. Didirikan oleh raja Boo atau disebut juga Liung Tolosang (1600-1630). Pusat pemerintahannya di Kauhis, pulau Sangihe. Berikut ini kami sajikan urutan raja-raja yang pernah memimpin kerajaan tersebut, sebagaimana lansiran situs Kesultanan dan Kerajaan di Indonesia:

List of kings Manganitu

1) 1600-1645: Tolosang (Liungtolosang)
Raja pertama kerajaan Manganitu yang berpusat di Bowongtiwo.

2) 1645-1670: Tompoliu (putra raja Tolosang)
Memindahkan pusta kerajaan di Tatahikang. Meninggal tahun 1670 dan dimakamkan di Tiala.

3) 1670-1675: Bataha Santiago/ nama sasahara (Putra raja Tompoliu)
Nama Baptis Don Sint Jugov Santiago. Lahir Tahun 1622. Memindahkan pusat kerajaan dari Tatahikang kembali ke Bowongtiwo.

4) 1675-1694: Charles Diamanti ( Adik dari Bataha Santiago)
Memindahkan pusat kerajaan dari Bowongtiwo ke Paghulu. Raja ini menandatangani kontrak dengan Belanda 10 Desember 1677. Pada saat inilah Kerajaan Manganitu berada dibawah pengaruh Belanda.

5) 1694-1725: Marthin Joutulong Takaengetang
Putra dari Raja Tabukan bernama Don Fransiskus Makaampo Yuda I. Pada saat itu pusat kerajaan dipindahkan lagi dari Paghulu ke Tatahikang. Pada masa ini Kerajaan Manganitu mendapat wilayah baru di bagian Manganitu Selatan, dengan batas dari Batumpuikang sampai ke Bitungmahangu. Raja Takaengetang memerintahkan rakyat menggali terusan di daerah Batunang dan menjadi awal kelahiran pulau Batunderang.

6) 1725-1750: Marthin Don Lazaru
Pada masa ini pusat kerajaan dipindahkan dari Tatahikang ke Paghulu. Pada saat yang sama, Paghulu diubah menjadi Karatung.

7) 1750-1770: Salmon Grahun Darunaling Katiandagho
Pada masa ini pusat kerajaan dipindahkan dari Paghulu ke Manganitu, Raja inilah yang memprakarsai penimbunan rawa-rawa dengan batu karang.

8) 1770-1785: Marthin Lombangsuwu Katiandagho
Putra dari Raja S.G.D. Katiandagho. Meninggal di pulau Balut karena membantu saudaranya yang sedang berperang.

9) 1785-1792: Daniel Katiandagho Darunualing II
Dimakamkan di Tabukan.

10) 1785-1792: Bagunda Katiandagho
Adik dari raja Daniel Katiandagho.
11) 1817-1848: Dirk Mokodompis Lokombanua III
Putra dari Jogugu Darongke.

12) 1846-1855: Jacob Bastian Tamarol – Tampungan

13) 1855-1860: Hendrik Corneles Jacob Tamarol – Nonde
Makamnya ada dibawah mimbar Gereja Petra Manganitu.

14) 1860-1864: Jacob Laurens Tamarol – Kasehang
Dimakamkan di Lapepahe – Manganitu selatan.

15) 1864-1880: Manuel Mokodompis Hariraya – Tanawata

Setelah Raja ini wafat maka kerajaan Managanitu diperintah oleh: 5 orang presidensi pengganti Raja: After King‘s death, the kingdom was ruled by Managanitu: 5 people substitute Kings:
1) 1880-1881: S. Tingkue – Pontolaeng
2) 1881-1882: J. Makahekung – Manginteno
3) 1882-1883: D. Katiandagho – Kirahang
4) 1883-1886: Salmon Katiandagho Wintuaheng
5) 1886-1892: Lambert Pontoh

Setelah melalui pemerintahan presidensi pengganti raja maka diadakan lagi pengangkatan raja.
After the reign of king substitutes, there were again kings.
1) 1892-1905: J. E. Mokodompis Tampilang
2) 1905-1944: Wellem Manuel Pandensolang Mokodompis
3) 1945-1949: Alexander Abrosius Darondo (Ambong)

Pada tahun 1912 Wilayah kejoguguan Tamako dari kerajaan Siau diserahkan kepada Kerajaan Manganitu. Oleh Raja Wellem M.P. Mokodompis, tahun 1916 pusat kerajaan Manganitu dipindahkan ke Tamako. Nama kerajaan berubah menjadi Kerajaan Manganitu Tamako.

Willem M.P. Mokodompis menjabat raja Tahuna pada tahun 1928-1930 karena raja Christian Ponto dibuang Belanda ke Luwuk – Sulawesi Tengah.

Tahun 1944 raja Willem M. P. Mokodompis ditangkap oleh tentara Jepang bernama Yamamoto dengan alasan Raja Willem M.P. Mokodompis adalah mata-mata Belanda. 19 Januari 1945 dipancung kepalanya oleh tentara Jepang di tanjung Tahuna.

Diangkat menjadi raja Manganitu setelah pensiun dari Jogugu Manganitu, sesudah Raja Darondo tidak ada lagi pengangkatan Raja. (sumber: sultansinindonesieblog.wordpress.com)

Editor: Iverdixon Tinungki

Barta1.Com
Tags: Kerajaan ManganituLiung Tolosang
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Sulistyo Wibowo Pimpin Upacara dengan Warga Binaan Lapas

Sulistyo Wibowo Pimpin Upacara dengan Warga Binaan Lapas

Discussion about this post

Berita Terkini

  • MJB Gelar FGD “Survival Mode”: Menggerakkan Aksi Nyata untuk Lingkungan, Keluarga, dan Pemberdayaan Perempuan 6 Juni 2026
  • Pelabuhan Tahuna Direhabilitasi, Bupati Sangihe Minta Proyek Tepat Mutu dan Tepat Waktu 6 Juni 2026
  • Menolak Punah: Kolaborasi Komunitas di Airmadidi Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Lewat Film, Seni dan Diskusi 6 Juni 2026
  • Buntut Penangkapan Lodewyk Pusung, HMI Manado Desak Kejagung Bongkar Jaringan Wakil Kepala BGN di Sulut 5 Juni 2026
  • Tiga Mahasiswa Teknik Elektro Polimdo Raih Medali Emas di Ajang Indonesian Polytechnic English Championship 2026 5 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In