Manado, Barta1.com – Tren penggunaan kendaraan listrik di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo mencatatkan pertumbuhan yang luar biasa sepanjang tahun 2025. PLN UID Suluttenggo melaporkan adanya kenaikan transaksi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang mencapai angka 439 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data internal beberapa mereka pabrikan yang memroduksi mobil listrik, jumlah transaksi meningkat tajam dari hanya 645 transaksi pada tahun 2024 menjadi 3.475 transaksi hingga Desember 2025. Lonjakan ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat mulai beralih ke transportasi berkelanjutan.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik yang dibangun PLN. Pihaknya terus berkomitmen menambah titik pengisian seiring bertambahnya populasi mobil listrik di daerah.
“Lonjakan transaksi ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin yakin dan nyaman menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan mudik. PLN akan terus memperkuat infrastruktur agar layanan pengisian daya semakin mudah dijangkau,” tegas Usman baru-baru.
Sejalan dengan kenaikan transaksi, PLN juga menambah jumlah sebaran unit SPKLU dari 43 unit pada tahun lalu menjadi 47 unit yang kini telah beroperasi penuh. Ekspansi infrastruktur ini dilakukan untuk mengimbangi kebutuhan daya yang semakin tinggi di wilayah kerja Suluttenggo.
Pertumbuhan ini juga didorong oleh kemudahan akses melalui digitalisasi layanan. Masyarakat kini dapat memantau status operasional SPKLU secara real-time melalui aplikasi, yang juga menyediakan layanan darurat 24 jam bagi para pengguna kendaraan listrik.
Dengan data pertumbuhan yang signifikan ini, PLN optimistis ekosistem kendaraan listrik di Sulawesi akan terus berkembang pesat pada 2026. Penguatan layanan selama periode Nataru ini menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam mendukung transisi energi di sektor transportasi. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post