• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Kamis, Juni 18, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Nasional

3 Faktor Penyebab Pemuda Terjebak Masuk Jaringan Pelaku Terorisme

by Agustinus Hari
10 Mei 2019
in Nasional
0
3 Faktor Penyebab Pemuda Terjebak Masuk Jaringan Pelaku Terorisme

Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Andi Intang Dulung dalam diskusi film terkait pencegahan terorisme di Minahasa Utara, Kamis (9/5/2019). (foto: BNPT)

9
SHARES
218
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Utara, Kamis (9/5/2019), menggelar kegiatan Pelibatan Pelajar SMA dan Sederajat dalam Pencegahan Terorisme. Pelajar peserta kegiatan diajak mengenali faktor penyebab keterekrutan ke dalam jaringan pelaku terorisme.

Pelibatan pelajar SMA dan sederajat ini dikemas dalam 2 metode, yaitu lomba video pendek dan nonton bareng film dokumenter “Damai dalam Kardus” yang menggambarkan pentingnya merawat toleransi dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. Untuk lomba video pendek sendiri terdapat 13 karya yang dilombakan oleh pelajar di Sulut, yang selanjutnya akan dipilih 3 karya terbaik untuk dilombakan di tingkat nasional.

Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Andi Intang Dulung, mengatakan terdapat 3 faktor yang menjadi penyenab generasi muda masuk ke dalam jaringan pelaku terorisme. Pertama, adalah faktor pemahaman agama.

“Anak-anak di usia kalian adalah masa di mana sedang hau silmu, termasuk ilmu agama. Hati-hati dalam belajar agama, cari sumber dengan referensi yang jelas dan sumber yang bisa dipertanggungjawabkan,” kata Andi Intang.

Faktor kedua, lanjut dia, adalah teknologi. Dia menyebut nyaris mustahil mendapati generasi muda saat ini yang tidak menggunakan gawai. Dia berpesan agar generasi muda hati-hati dalam memanfaatkannya, agar tidak terseret ke dalam pengaruh paham radikal terorisme yang saat ini banyak ditemukan penyebarluasannya di media sosial. “Teknologi ibarat dua sisi mata uang. Menguasai teknologi penting, tapi jika tidak hati-hati kita bisa terpengaruh dengan paham radikal terorisme di dalamnya,” tambahnya.

Digelarnya pelibatan pelajar SMA dengan menggunakan metode lomba video pendek, masih kata Andi Intang, juga sekaligus sebagai upaya mereduksi pengaruh penyebarluasan paham radikal terorisme melalui media sosial. Video-video yang dilombakan diwajibkan diunggah ke media sosial, yang secara langsung diharapkan mampu membendung konten berbau radikal di platform yang sama.

Faktor ketiga penyebab generasi muda terseret masuk ke dalam jaringan pelaku terorisme berkaitan dengan psikologi. Sebagai penjelasan Andi Intang meminta generasi muda tak mudah menyebarluaskan kegalauannya di media sosial.

“Mereka (pelaku terorisme, red) memantau kalian, mengamati media sosial kalian. Ketika kalian banyak menyebar kegalauan mereka akan mendekati dengan janji-janji manisnya. Jika ada masalah jangan dishare di medsos, tapi ceritakan kepada guru, pembimbing, atau orang terdekat untuk mendapatkan masukan terbaik,” pungkas Andi Intang.

Editor : Agustinus Hari

Barta1.Com
Tags: Andi Intan DulungBNPTFKPT
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Harapan Jabes Gaghana: 2020 Sangihe Dapat Program Prioritas

Harapan Jabes Gaghana: 2020 Sangihe Dapat Program Prioritas

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, PLN Sukses Pulihkan 97 Persen Pasokan Listrik di Palu dan Sekitarnya 18 Juni 2026
  • 7 Rekomendasi HP Realme 1 Jutaan Kamera Terbaik 18 Juni 2026
  • Royke Anter Soroti Maraknya Kasus Kriminal di Manado, Ajak Semua Pihak Perkuat Pengawasan 17 Juni 2026
  • Mahasiswa Cipayung Gelar Aksi Menyambut Revolusi di DPRD Sulut 17 Juni 2026
  • Perkuat Kolaborasi dan Capaian IKU, Universitas Negeri Gorontalo Kunjungi Polimdo 17 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In