• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Mei 10, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Listrik Hijau PLN Dongkrak Daya Saing Industri, REC Jadi Pilihan Perusahaan Global

by Ady Putong
10 Agustus 2025
in News, Webtorial
0
Petugas PLN Indonesia Power tengah memastikan keandalan PLTP Kamojang berkapasitas 140 megawatt yang berkontribusi dalam layanan Renewable Energy Certificate. (foto: Humas PLN)

Petugas PLN Indonesia Power tengah memastikan keandalan PLTP Kamojang berkapasitas 140 megawatt yang berkontribusi dalam layanan Renewable Energy Certificate. (foto: Humas PLN)

0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Barta1.com—Permintaan listrik hijau di Indonesia terus menguat seiring kesadaran industri terhadap energi berkelanjutan. PT PLN (Persero) mencatat lonjakan penjualan Renewable Energy Certificate (REC) mencapai 13,68 terawatt hour (TWh) pada semester I 2025, tumbuh 14% dibandingkan periode yang sama 2024.

REC adalah sertifikat yang menjamin listrik digunakan pelanggan berasal 100% dari pembangkit energi baru terbarukan (EBT). Dengan harga Rp35 ribu per unit setara 1.000 kilowatt hour (kWh), program ini membuka akses luas bagi sektor bisnis dan industri untuk mendapatkan pengakuan penggunaan energi bersih secara internasional.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan listrik hijau telah menjadi kunci menjaga daya saing industri nasional di pasar global.

“Kami siap melayani kebutuhan listrik hijau dengan proses mudah dan cepat, sehingga industri bisa memenuhi tuntutan konsumen dunia akan produk ramah lingkungan,” ujarnya.

Sejumlah perusahaan global telah memanfaatkan REC PLN, di antaranya PT Cheil Jedang Indonesia, Nike, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, PT South Pasific Viscose, PT Ajinomoto Indonesia, dan PT HM Sampoerna Tbk. Langkah ini menjadi strategi bisnis berkelanjutan untuk mengurangi jejak karbon sekaligus memenuhi kriteria Environmental, Social, and Governance (ESG).

Head ID SMS Department PT HM Sampoerna Tbk, Imron Hamzah, menyatakan kerja sama dengan PLN telah berjalan tiga tahun dan mendukung visi perusahaan untuk efisiensi energi serta tanggung jawab lingkungan.

Sementara General Manager PT Inecda Plantation, Khamdi, menilai kolaborasi ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) yang diadopsi perusahaannya.

Tren ini mencerminkan pergeseran pasar menuju ekonomi hijau. Menurut data Kementerian ESDM, bauran EBT nasional pada 2024 baru mencapai sekitar 14,4%, sehingga kontribusi program seperti REC menjadi vital untuk mendorong target 23% pada 2025.

PLN kini mengoperasikan 10 pembangkit EBT yang memasok REC, mulai dari pembangkit panas bumi seperti PLTP Kamojang dan PLTP Lahendong, hingga PLTA besar seperti Cirata dan Saguling. Kapasitas terpasang EBT PLN telah menembus 10 gigawatt (GW), menjadi tulang punggung pasokan listrik hijau di Indonesia.

Dengan pertumbuhan permintaan yang konsisten, REC diharapkan tak sekadar instrumen pengakuan penggunaan energi hijau, tetapi juga katalis bagi percepatan transformasi energi di sektor industri. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah perdagangan global yang kian menuntut keberlanjutan. (**)

Editor:
Ady Putong

Barta1.Com
Tags: Darmawan PrasodjoDirektur Utama PLNlistrik hijauNikePT Ajinomoto IndonesiaPT Cheil Jedang IndonesiaPT HM Sampoerna TbkPT Indah Kiat Pulp & Paper TbkPT Inecda PlantationPT South Pasific ViscoseRenewable Energy Certificate (REC)
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata berkapasitas 1.000 MW yang berada di Kabupaten Purwakarta dan Bandung Barat, Jawa Barat. (foto: Humas PLN)

PLN Catat Lonjakan Pengguna REC, Penjualan Tembus 13,68 TWh di Semester I 2025

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Kabar Baik untuk Lulusan SMA/SMK, Universitas Parna Raya Manado Resmi Buka Pendaftaran Hukum Bisnis 10 Mei 2026
  • GERAK Sulut: Warga Sitaro Jangan Terprovokasi, Hormati Proses Hukum Tersangka CIK 9 Mei 2026
  • Mahasiswa Polimdo Belajar AI dari Tim ASEAN: Bisa Menjadi Teman Maupun Ancaman 9 Mei 2026
  • Surat Terbuka Bupati Chyntia Kalangit Menuai Kritik Sekretaris Partai Golkar Sitaro 8 Mei 2026
  • Produk UMKM Curi Perhatian Generasi Z di Bazar Mahasiswa Polimdo 8 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In