Manado, Barta1.com — Jelang pendaftaran calon gubernur-wakil gubernur Sulawesi Utara 2024, publik sempat terhenyak saat Partai Golkar menarik dukungan terhadap dr Elly Engelbert Lasut (E2L). Padahal Elly bersama kader beringin Mikha Elsiana Paruntu (MEP) telah menerima restu dari Partai Demokrat untuk berpasangan dalam suksesi.
Tentu saja pendukung fanatik E2L kecewa berat dengan situasi tersebut. Tetapi belakangan, saat detik-detik akhir jelang pendaftaran di KPU, Elly menemukan pasangannya; Hanny Jost Pajouw atau HJP. Lantas apa yang melatari hingga E2L-MEP harus pisah?
“Kami memang sebelumnya membangun kebersamaan dengan ibu Mikha, tapi begitulah situasi politik yang latar belakangnya juga belum kami ketahui kemudian kami tidak bisa bersama, padahal Elly-Mikha dalam 3-4 bulan terakhir ini sudah melakukan aktivitas bersama,” terang E2L dalam konferensi pers usai proses pendaftaran di Kantor KPU Sulut, Rabu (28/08/2024).
Soal MEP, Elly menyebut dirinya sudah menemukan kecocokan untuk maju dalam pencalonan dan berikhtiar membangun Sulawesi Utara.
“Kami juga merasa cocok, dia itu seorang dokter, seorang aktivis perempuan yang luar bisa pintar, tegas dan saya pikir kita bisa bersama-sama membangun Sulawesi Utara, tetapi kemudian keputusan partai menentukan lain,” kata dia.
Seperti diketahui publik, situasi berkembang dan menempatkan E2l-HJP yang menjadi pasangan dalam Pilgub Sulut 2024. Bagi Elly, ini bukan masalah karena Hanny tak kalah berkualitas. Bahkan kehadiran Hanny menjadi suntikan semangat baru bagi dirinya guna mengisi harapan masyarakat.
Paslon E2L-HJP mendatangi KPU Sulut guna menyerahkan dokumen pendaftaran pada Rabu siang. Kendati hujan, ratusan pendukung tetap antusias ikut mengiring kehadiran mereka. Menariknya, pasangan itu menghadirkan atraksi Barongsai diselingi Hadrah, menggambarkan bahwa keduanya adalah sosok multi-kultur.
Diketahui, ada 4 parpol membentuk koalisi pengusung E2L-HJP, yaitu Partai Demokrat yang diketuai Elly, kemudian PKN, Partai Buruh dan PBB.
“Semangat kami bersama 4 partai pengusung ini adalah membangun koalisi bersama kemudian kita memenangkan Pilkada Sulut 2024, kami cukup optimis melakukan itu melihat masyarakat yang datang kami terharu dan merasa bersemangat, spirit kami terasa berlipat ganda karena ada masyarakat yang begitu banyak mendampingi kami tanpa pamrih. Inilah yang menjadi kekuatan kami,” jelas E2L. (*)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post