Sangihe, Barta1.com – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana dan Pdt. (Emeritus) Patras Madonsa, tengah bersiap untuk mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kepulauan Sangihe besok, 29 Agustus 2024. Pasangan ini telah mengantongi formulir B1-KWK Parpol dari Partai Golkar dan Partai Demokrat, menandakan dukungan resmi dari kedua partai tersebut.
Yang menarik perhatian adalah figur Pdt. Patras Madonsa, seorang tokoh yang dikenal luas sebagai mantan Ketua Sinode GMIST, organisasi gereja terbesar di Nusa Utara, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Selain itu, saat ini Madonsa juga menjabat sebagai Ketua Badan Adat Kepulauan Sangihe. Keputusannya untuk terjun ke dunia politik dan mendampingi mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe 2017-2022, Jabes Ezar Gaghana, menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.
Dalam wawancara terbaru, Pdt. Patras Madonsa mengungkapkan bahwa keputusan untuk menerima pinangan politik dari Jabes Ezar Gaghana bukanlah hal yang mudah. Sebagai seseorang yang secara finansial tidak memiliki kekayaan, Madonsa merasakan pergumulan besar dalam menentukan sikap. Namun, panggilan nurani untuk memberikan yang terbaik bagi daerah ini akhirnya membuatnya berkata “iya.”
“Kami berangkat dari ketiadaan, tapi kami punya iman. Kami punya doa, dan kekuatan itu yang sebenarnya ada dan yang sedang dikembangkan untuk kepentingan daerah ini,” ungkap Madonsa dengan tegas. Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah ini tidak bisa dilakukan secara pribadi, tetapi harus secara kolektif dan kolegial.
Madonsa juga mengakui bahwa ajakan untuk berpasangan dengan Jabes Ezar Gaghana menjadi beban besar dalam menetapkan keputusannya. “Secara pribadi, saya sudah merasa nyaman memosisikan diri sebagai orang tua maupun tokoh. Tetapi saya kemudian sadar, masuk ke politik tidak akan menghilangkan wibawa saya sebagai yang dituakan selama ini, tetapi kita mau berbuat lebih,” jelasnya.
Pdt. Patras Madonsa menutup pernyataannya dengan harapan yang tulus, “Saya ingin menjadi berkat di ujung kehidupan yang Tuhan percayakan.” Pernyataan ini mencerminkan komitmen dan ketulusan hati seorang tokoh yang siap melayani masyarakat Kepulauan Sangihe dengan segala kemampuan yang dimilikinya.
Dengan langkah ini, Pdt. Patras Madonsa dan Jabes Ezar Gaghana berharap dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe, menuju Sangihe yang beriman dan berbudaya.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post