Manado, Barta1.com – Setelah terpilih sebagai Noni Kebudayaan Sulawesi Utara, Ester Belina Lomboan, akan berfokus mengajak masyarakat, khususnya anak muda untuk bersama-sama melibatkan diri dalam melestarikan kebudayaan daerah.
“Setelah terpilih tentunya yang diutamakan adalah belajar mengenai berbagai budaya di Sulawesi Utara, kemudian ikut melestarikannya,” ungkap Ester kepada Barta1.com, Selasa (14/05/2024).

Selain itu juga, kata Ester, dirinya juga akan mengadakan pameran budaya dengan menampilkan berbagai aspek kebudyaan lokal, seperti pakaian tradisional, alat musik dan karya seni.
“Sebelum berbagai program ini dilaksanakan, sebenarnya saya harus memulai dari diri sendiri, sebagaimana mencintai serta menerapkan nilai-nilai budaya daerah dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, nantinya saya bisa mengajak anak-anak muda untuk lebih mencintai budayanya sendiri,” tutur perempuan asal Tondano ini.
Untuk itu, dirinya berharap, bisa memberikan stigma positif kepada masyarakat mengenai budaya, bahwa di Sulawesi Utara itu banyak sekali budaya-budaya yang harus dilestarikan dan dipertahankan.
“Dimulai dari Nyong Noni Kebudayaan Sulawesi Utara ini, saya akan menjalankan tugas untuk membantu
tugas dan fungsi Dinas Kebudayaan Sulawesi Utara dalam menjaga , melestarikan dan mempertahankan budaya daerah,” jelasnya.
Dalam melestarikan budaya, tambah anak tunggal dari pasangan Recky Boy Lomboan dan Jeni Durien Saroinsong, diperlukan kerjasama dari seluruh masyarakat Sulawesi Utara. Mungkin saja, akan ada kolaborasi dengan berbagai komunitas maupun pemerhati kebudayaan lokal.
“Peran anak muda sangat penting untuk melanjutkan tradisi dari setiap budaya di mana dirinya berasal. Jangan sampai banyak budaya dari luar masuk, dan melupakan budayanya sendiri,” ucapnya.
Kemudian, siswi SMA Negeri 3 Manado itu menegaskan, bahwa dirinya akan berusaha untuk menggelar program yang sudah direncanakan. Dengan tujuan, bisa mendorong masyarakat untuk bisa bergerak bersama-sama dalam memajukan budaya lokal dari daerahnya masing-masing.
“Mari jaga dan rawat budaya kita, demi dan untuk anak cucu kita ke depannya, serta untuk masyarakat Sulawesi Utara,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post