Manado, Barta1.com – Anggota Panitia Khusus (Pansus) pembahasan laporan keterangan pertanggungjawab (LKPJ) Gubernur tahun 2023, Hendrik Walukow, menyingung persoalan pengelolaan limbah di Kota Manado.
Diketahui, Ibu Kota Sulawesi Utara itu, menjadi pusat perekonomian dan banyak berdirinya gedung-gedung usaha, salah satunya Bank, Hotel dan lain-lain.
Dari banyaknya sarana dan prasarana yang berpusat di Kota Manado. Ada persoalan di dalamnya, yang dianggap belum tuntas oleh anggota Fraksi Demokrat ini, apalagi berkaitan dengan penyediaan tempat pengelolaan limbah.
“Kita memiliki sarana dan prasarana termasuk fasilitas publik, seperti hotel dan sebagainya. Untuk itu, Kota Manado sangat membutuhkan adanya jaringan pengelolaan limbah, karena saat ini benar-benar belum ada. Kemudian, mau dibuang kemana limbahnya, jika tidak ada tempat pengelolaan” ungkap Hendrik di depan Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Steve Kepel beserta jajarannya, Ruang Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Senin (29/04/2024).
Menjawab pertanyaan Hendrik, Steve mengatakan, kemarin Pemerintah Kota Manado melakukan konsultasi berkaitan dengan pemanfaatan limbah komunal.
“Nantinya, ada satu kompleks di Kota Manado ini, akan disatukan air limbahnya, kemudian diolah sekalian, dan namanya limbah komunal,” ujarnya.
Kemarin, tambah Steve, sudah dibangun pengelolaan limbah di Megamas, akan tetapi belum mengetahui berapa luas dan besar jangkauan dari pemanfaatan limbah komunal ini. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post