Manado, Barta1.com – Dalam renungan Kristen pada Selasa, 2 April 2024 diberi judul: Yesus Bangkit, Prajurit Takut dan Gentar sesuai bacaan Alkitab Matius 28:4.
Rasanya syarat utama semua prajurit di mana saja berada adalah, berani, tidak takut bahkam siap mati. Ini juga sudah menjadi doktrin setiap prajurit manapun di dunia. Termaauk prajurit kekaisaran Romawi. Mereka adalah orang-orang pilihan yang gagah berani dan perkasa, karena sudah terlatih di medan perang dan siap berperang dengan siapapun. Apalagi prajurit Romawi di zaman Yesus, di mana mereka berada pada masa keemasannya. Pasti adalah orang-orang hebat baik fisik maupun mental dan kepribadian serta loyalitasnya kepada pemimpin dan negara. Mereka terkenal unggul dalam segala hal dibandingkan prajurit lainnya di dunia, di ketika itu.
Namun, ternyata mereka tidak ada apa-apanya ketika menghadapi kebangkitan Kristus. Sejago-jagonya dan seberani-beraninya prajurit yang juga disebut sebagai legiun Romawi, mereka gentar menghadapi peristiwa yang terjadi di kubur Yesus karena Dia sudah bangkit dari kubur dan kematian-Nya. Mereka bukan hanya takut, tetapi juga sangat gentar dan pucat pasi. Mereka sangat ketakutan ketika sedang menjaga kubur Yesus di hari ketiga setelah kematian-Nya, atau sehari setelah perayaan Paskah orang Yahudi (Israel). Bertepatan dengan datangnya Maria Magdalena dan Maria yang lain pagi-pagi benar di kubur Yesus, di mana peristiwa ajaib nan dahsyat terjadi. Suatu yang tak terpikirkan oleh akalnya. Sehingga membuat para pengawal atau prajurit itu ketakutan dan seperti orang mati.
Padahal, mereka adalah pengawal-pengawal atau prajurit pilihan yang diminta khusus oleh tua-tua Yahudi, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat kepada Pilatus untuk menjaga dan mengawal kubur Yesus agar mayat-Nya tidak dicuri orang. Namun, yang terjadi adalah mereka bukam berhadapan dengan kekuatan manusia, tetapi kekuatan Allah yang dahsyat dan ajaib. Kubur yang mereka tutup dengan batu besar dan mereka meterai sehingga sulit dibuka, ternyata terguling oleh kekuatan Ilahi, tanpa dibuka atau didobrak oleh siapapun.
Yang membuat mereka takut, gentar dan pucat seperti orang mati adalah, tiba-tiba saja terjadi gempa bumi yang hebat. Disusul turunnya malaikat Tuhan dari langit. Wajahnya bagaikan kilat, pakaiannya putih seperti salju. Kemudian dia gulingkan batu besar itu dan naik ke atasnya lalu duduk di atas batu itu. Sungguh suatu yang di luar dugaan mereka terjadi. Sangat ajaib, tidak percaya tapi nyata terjadi. Maka ketakutanlah mereka. Mereka tidak menyangka bahwa Yesus ternyata begitu berkuasa. Dia bangkit dari kematian-Nya dan alam pun bergelora menyambut kebangkitan-Nya.
Kebangkitan Kristus membuat orang gagah perkasa, tidak berdaya, takutan dan gentar. Mereka yang biasa berani mati dan siap berperang melawan musuh yang hebat-hebat, dibuat tak berkutik. Sangat ketakutan. Karena Kristus memang manusia tetapi juga Tuhan sejati. Barulah mereka sadar dan tahu, siapa sebenarnya Yesus yang mereka aniaya dan bunuh itu. Bahwa Dia adalah benar-benar Sang Mesias, Tuhan dan Juruselamat dunia. Karena Yesus dapat bersuara dengan menggunakan alam semesta. Jika tak ada manusia lagi yang dapat bersaksi tentang Yesus, maka bumi dan alam semesta ini akan dipakai-Nya untuk menyampaikan keperkasaan dan keagungan kuasa-Nya yang tiada terbatas itu.
Siapa yang tidak takut jika Kristus bertindak? Siapakah yang tidak gentar dan gemetar kalau Tuhan bersabda melalui alam? Manusia mana yang dapat menahan kedahsyatan kuasa Allah jika Dia menyatakan-Nya di dunia ini? Siapakah yang dapat melawan Allah? Sudah pasti tidak ada!
Manusia sehebat dan sekuat apapun, pasti tunduk di bawah kaki-Nya jika Dia menyatakan kemuliaan-Nya atas seluruh umat manusia. Peristiwa kebangkitan-Nya telah membuktikan bahwa Kristus adalah Tuhan sejati dan Juruselamat manusia satu-satunya. Sehingga para prajurit yang hebat-hebat itupun bertekuk lutut, ketakutan dan pucat seperti orang mati. Itulah Tuhan kita Yesus Kristus. Dia sanggup melakukan apapun atas semua manusia dan alam semesta milik kepunyaan-Nya.
Demikian firman Tuhan hari ini: Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati, (ayat 4).
Kebangkitan Kristus adalah peristiwa dahsyat dan ajaib, sebagai puncak dan inti penyelamatan dan keselamatan umat manusia. Dengan kebangkitan Yesus kita menikmati keselamatan dan hidup yang berkemenangan dan bahagia kekal bersama-Nya.
Syukurilah kebangkitan Kristus dengan hidup berkenan dan menyenangkan hati-Nya. Dosa kita telah ditebus. Hiduplah bertobatlah dan jauhilah dosa. Kasuhilah semua orang tanpa pilih kasih, sesuai ajaran Tuhan. Itu menyenangkan hati-Nya. Lakukan semuanya itu demi kebaikan dan keselamatan kita. Pasti Tuhan Yesus terus menyertai dan memberkati kita bersama keluarga, amin.
Penulis : Agustinus Hari
Sumber : RHK GMIM


Discussion about this post