Manado, Barta1.com — Sorak-sorai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 telah usai, namun jejak kehangatan dan terangnya malam kemerdekaan masih dirasakan masyarakat Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
Di balik kemegahan dan kekhidmatan peringatan bersejarah tersebut, sistem kelistrikan daerah beroperasi penuh tanpa kedip menyuplai setiap sudut panggung kehormatan hingga pelosok desa.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) mencatatkan keberhasilan penuh dalam mengawal pasokan listrik zero downtime (tanpa kedip) selama seluruh rangkaian perayaan HUT RI ke-81. Keberhasilan ini memastikan seluruh agenda peringatan nasional di tiga provinsi berjalan aman dan lancar.
Pengawalan pasokan energi difokuskan secara intensif pada titik-titik vital, seperti lokasi utama Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih, kantor pemerintahan, markas TNI/Polri, rumah sakit, pusat keramaian serta fasilitas publik.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyampaikan apresiasi atas kelancaran pasokan energi selama masa siaga tersebut.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di wilayah kerja PLN UID Suluttenggo berlangsung khidmat, lancar, dan terang benderang. Keandalan listrik di titik-titik vital dan lokasi utama acara berhasil kami jaga secara optimal tanpa ada kendala,” ungkap Usman.
Berdasarkan data ketenagalistrikan terkini, keandalan pasokan energi Suluttenggo disokong oleh tiga sistem utama yang berada pada kondisi aman. Total Daya Mampu Pasok (DMP) mencapai angka 991,36 Megawatt (MW) dengan realisasi beban puncak sebesar 817,5 MW, sehingga menghasilkan cadangan daya pasok sebesar 208,03 MW untuk menjaga kestabilan jaringan.
Kelancaran operasional ini terwujud berkat penerapan skema pengamanan listrik berlapis (multi-layer protection) serta kesiapsiagaan penuh dari 2.199 personel gabungan yang disiagakan di lapangan selama 24 jam non-stop.
Kesiapan personel tersebut diperkuat pengerahan peralatan pendukung, antara lain 58 unit Genset Mobile, 2 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 29 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 5 unit Unit Kabel Bergerak (UKB), serta 2 unit Unit Kabel dan Kubikel Bergerak (UKKB) yang tersebar di 58 titik posko siaga.
Usman menegaskan komitmen seluruh tim teknis di lapangan menjadi fondasi utama dalam menghadirkan kualitas layanan listrik bagi masyarakat.
“Dedikasi para petugas teknis yang bersiaga 24 jam di lapangan menjadi kunci utama kesuksesan pengawalan kelistrikan ini. PLN berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kelistrikan yang andal demi mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Suluttenggo,” tambah Usman. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post