• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Senin, Mei 25, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Stivo Glendy Sumilat Tentang Gunung Merbabu

by Meikel Eki Pontolondo
28 Maret 2024
in Edukasi
0
Stivo Glendy Sumilat. (foto: istimewa)

Stivo Glendy Sumilat. (foto: istimewa)

0
SHARES
253
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com  Keindahan rumput  savana, tumbuhan pakis, edelweiss, beserta pohon cemara merupakan salah satu kekayaan alam yang  ditemukan di Gunung Merbabu.

Bahkan Gunung yang keberadaanya di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah itu terkenal dengan 3 puncaknya, di antaranya puncak triangulasi,  kenteng songo dan syarif.

Stivo Glendy Sumilat saat berada di Puncak Gunung Merbabu. (foto: istimewa)

Gunung yang memiliki ketinggian 3124 MDPL itu menyuguhkan keindahan alamnya di waktu cerah, di mana setiap pendaki akan melihat beberapa  gunung dari puncak Merbabu, seperti gunung  Lawu, Sindoro, Sumbing, Prau, Andong, Telomoyo dan Ungaran.  Hal itulah yang diceritakan oleh Stivo Glendy Sumilat kepada Barta1.com, kamis (28/04/2024).

“Merbabu memiliki 5 pos dan 2 sabana untuk area camping. Untuk mencapai lokasi camping membutuhkan waktu tracking 6 sampai 9 jam, dari pintu gerbang taman nasional Merbabu via Selo,” ungkap anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan Stenly Sumilat dan Nova Sondakh.

Kemudian, kata Stivo, dari area camping menuju puncak triangulasi hanya  membutuhkan 1 sampai 2 jam.  Bahkan medannya juga, tidak terlalu menantang, karena terawat dan terjaga.  “Kita juga bisa melihat berbagai jenis fauna saat melewati kecamatan Selo via Selo, seperti monyet dan beberapa jenis burung,” ujar pemuda kelahiran Tompaso, 28 Maret 1999 itu.

Ia menambahkan, sebuah pendakian mengajarkan banyak pengetahuan dan pengalaman, di antaranya melihat perbedaan cara pengelolaan dan pemanfaatan   Gunung di Sulut dan Jawa. Selain itu juga, bisa mempelajari nilai sosial  masyarakatnya.  Di sana, orang-orangnya baik dan ramah kepada setiap pendatang.

“Di sisi lain, setiap orang yang akan melakukan pendakian di Gunung Merbabu. Jika tidak membawa sampahnya kembali, akan didenda sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh petugas taman nasional,” ucapnya.

Adapun hal yang tidak bisa dilakukan  ketika berada di puncak Kenteng songo, seperti dilarang menginjakkan kaki di bebatuan artefak, apalagi  perempuan yang sedang menstruasi, ketika menyentuh batu artefak itu  akan membawa kesialan.

“Selain beberapa tantangan yang sudah disebutkan di atas, adapun  tantangan lainnya pada saat  pendakian yaitu suhu. Di Sulut suhunya hanya 15 derajat, sedangkan di Merbabu itu 7 derajat Celsius, berarti sangat dingin,” terangnya.

Sedangkan untuk administrasi pendakian, menurut Stivo, setiap pendaki terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran secara online, kemudian  membuat surat kesehatan agar bisa diijinkan naik.

“Berkaitan dengan biaya menuju Merbabu, saya hanya menghabiskan uang sebesar Rp 2 Juta. Saya memulai perjalanan dari Kota Bitung ke Surabaya menggunakan  Kapal Pelni. Selanjutnya dari Surabaya ke Jogja menaiki transportasi darat kereta api, kemudian menaiki mobil hingga ojek online untuk sampai ke lokasi,” jelasnya.

Lanjut Mahasiswa Universitas Negeri Manado ini, bahwa menuju Gunung Merbabu itu tidak memakan biaya yang begitu besar, ketika mengikuti jalur laut dan darat. Dan untuk melakukan pendakian, setiap pendaki harus memperhatikan fisik dan mentalnya. Kemudian menyiapkan perlengkapan yang memadai, sesuai dengan kondisi  waktu dan tempat yang akan dituju.

“Jika ada yang ingin ke sana (Merbabu). Hanya ingin menyampaikan, tidak sia-sia perjalanannya. Kelelahan dalam perjalanan akan terbayarkan dengan satu keindahan ketika menginjakkan kaki di antara  3 puncak Gunung Merbabu ini,” pungkasnya.

Diketahui, Stivo menjadikan pendakian sebagai hobinya sejak duduk di bangku SMP kelas 8, dan hingga hari ini masih bergiat. (*)

 

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Gunung Merbabujawa tengahPendaki SulutStivo Glendy Sumilat
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Renungan Kristen 16 Maret 2024: Berkat Tidak Mengkhianati Kasih

Renungan Kristen Kamis 28 Maret 2024: Pertobatan di Kayu Salib

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Pasca Kades Awit Selatan Ditetapkan Tersangka, Warga: Segera Dinonaktifkan 25 Mei 2026
  • Pegadaian Kanwil V Manado Hadirkan Program Gold Generation, 50 Siswa SMK Negeri 7 Manado terima Beasiswa Pendidikan 25 Mei 2026
  • Tertibkan Lapak, Perumda Pasar Bitung Gelar Patroli Rutin di Pasar Girian 25 Mei 2026
  • Michael Thungari Serahkan Hewan Kurban di Embuhanga 25 Mei 2026
  • Berkomitmen Terus Melaju ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Awal 2026 24 Mei 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In