Manado, Barta1.com – Kasus dugaan cabul guru terhadap murid di Minsel dibagas dalam rapat Komisi IV DPRD Sulut dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pemprov Sulut.
“Hari ini kita dihebohkan dengan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru terhadap muridnya sendiri di Motoling, Minsel. Adapun informasi yang saya dapatkan, pelaku ini pernah melakukan perbuatan yang sama terhadap anaknya sendiri. Kami berharap proses hukum ini berjalan dengan baik dan diberikan sangksi setegas-tegasnya,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Careig Naichel Runtu (CNR), Selasa (12/10/2021).
Ia juga meminta, pihak DP3A untuk terus menelusuri kasus ini di sekolah, dan terus melakukan pendampingan kepada korban agar semangatnya kembali. Senada dengan CNR kali ini datangnya dari anggota Komisi IV lainnya, Melky Jakhin Pangemanan. “Permasalahan yang terjadi di Minsel penangananya harus ada kerja kolektif secara keroyokan, perilaku seperti ini membawa citra buruk terhadap daerah kita, proses hukum harus berjalan. Dan penegasan dari Pemprov Sulut, dimana Dinas pendidikan memiliki kewenangan untuk melakukan panismen bagi guru tersebut,” jelasnya. “DP3A Pemprov Sulut sebaiknya mendampingi anak ini,” ucapnya.
Dr Kartina Devi Tanos selaku kadis yang baru menjabat 3 bulan ini menanggapi masalah tersebut. “Saat kejadian tersebut viral, kami langsung melakukan koordinasi dengan dinas terkait di Kabupaten Minsel. Kemudian kami melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Sulut, dan penanganannya kita juga melakukan koordinasi dengan Polres Minsel,” ucapnya.
Kartika menambahkan, DP3A Sulut akan turun ke lokasi kejadian di Minsel guna melakukan pendampingan kepada korban. “Ini menjadi tanggungjawab kami terkait korbannya, untuk pelaku pasti pihak kepolisian atau langsung Dikda yang memberikan sanksi,” ujarnya.
Jika hari ini tidak ada hearing, kata dia pihaknya sudah di lokasi untuk melakukan pendampingan dengan membawa psikolog dari DP3A dan membawa advokad dari UPTD DP3A. Informasi terakhir dari Minsel bahwa sudah ada pendampingan langsung dari DP3A Minsel.
“Akan tetapi kami akan tetap turun ke lokasi kejadian. Kami tidak mau kecolongan lagi dan jangan sampai kejadian seperti itu terulang lagi di sekolah tersebut, maupun sekolah lainnya” tuturnya.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post