Sitaro, Barta1.com — Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, yang berdampak pada sektor pariwisata termasuk di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Dampak yang dirasakan dengan menurunnya tingkat kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Yang pasti menurun, karena pengetatan kegiatan masyarakat ditengah pandemi saat ini, termasuk kegiatan kunjungan wisatawan,” tutur Dominik Derek, guide lokal Sitaro, Senin (31/05/2021).
Memang diakui Dominik, sangat berpengaruh terhadap pendapatan baik daerah maupun para guide itu sendiri.
“Memang cukup berpengaruh. Karena kunjungan dibatasi, dan juga tidak boleh ada kegiatan atau kerumunan ditempat tujuan wisata,” kata dia.
“Ada juga kunjungan wisatawan mancanegara namun mereka adalah tamu asing yang sejak pandemi sudah menetap di Indonesia. Sehingga dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, melakukan kunjungan wisatawa,” katanya lagi.
Selaku guide lokal dan juga Ketua Persatuan Pramuwisata Indonesia (PPI) Sitaro, dia memastikan dalam melayani tamu asing tetap mengedepankan Prokes atau 3M. “Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” tukas dia. (*)
Penulis: Stenly Rein Mes Gaghunting


Discussion about this post