• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Mendaki Gunung Ditemukan Kedamaian dan Sahabat

by Redaksi Barta1
9 Mei 2021
in News
0
Mendaki Gunung Ditemukan Kedamaian dan Sahabat

Faudzia Anggrainy Rantung saat berada di bawah kaki Gunung Soputan. (foto: istimewa)

0
SHARES
971
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Tidak semua perempuan gemar melakukan pendakian gunung sejak remaja, apalagi jauh dari suasana rumah selama tiga hari ataupun lebih.

Namun, berbeda dengan Faudzia Anggrainy Rantung (19). Ia justru gemar mendaki gunung sejak umur 15 tahun. Anak kedua dari dua bersaudara, pasangan Steven Rantung dan Irmawati Abdullah.

Kepada Barta1.com, Sabtu (8/5/2021), perempuan kelahiran Manado, 21 Desember 2001 ini mengakui, sudah melakukan pendakian di 7 Gunung yang ada di Sulut. “7 gunung di Sulut sudah saya daki diantaranya Gunung Tampusu, Mahawu, Soputan, Payung, Lokon, Empung dan Klabat,” ungkapnya.

“Sejak umur 15 tahun, saya sudah gemar dengan namanya pendakian gunung. Karena di sana ada kedamaian dan sahabat yang benar-benar sahabat yang saya dapatkan,” kata Anggie sapaan akrabnya.

Ia menyebutkan, ciptaan Tuhan bisa didapatkan pula ketika berada di puncak pengunungan seperti keindahan dan kesejukan. Anggie juga menceritakan, gunung yang pertama kali ia kunjungi adalah Soputan, bersama teman-temanya ia melakukan pendakian dan mencoba beradaptasi dengan medan perjalanan, beban yang dipikul dengan keadaan yang begitu dingin. Namun, lama-kelamaan terbiasa dengan suasana yang ada.

“Dalam pendakian banyak proses yang akan kita dapatkan. Dimana kita harus menaklukkan medan perjalanan yang begitu menantang. Beban yang dipikul dengan keadaan yang begitu dingin, namun kita mencoba menghadapi keadaan ini dengan kesabaran dan kebersamaan, dan lama-kelamaan terbiasa dengan hal seperti ini,” tuturnya.

Kegemaran terhadap alam khususnya pengunungan sempat tidak disukai kedua orang tuanya. “Kedua orang tua tidak setuju dengan kegiatan mendaki seperti ini. Tetapi, berbagai cara dilakukan seperti mencari perhatian dan memohon kepada kedua orang tua agar bisa diijinkan,” ucapnya sembari tertawa.

Setiap melakukan perjalanan, ada hal yang selalu Anggie lakukan. Dimana dirinya mengingatkan teman-tema untuk tetap menjaga alam dengan tidak meninggalkan sampah di gunung atau menebang pohon secara liar. “Mari jaga kelestarian alam agar tetap indah. Jika kita mampu melestarikan alam, maka banyak manfaat yang kita ciptakan bagi sesama kita manusia, ucapnya sembari tersenyum,” ujarnya.

Dengan kegemarannya itu, perempuan lulusan SMA PGRI 3 Manado ini akhirnya memilih bekerja di Toko Paniki Teryx, took yang menjual alat-alat pendakian, yang beralamat di Wonasa Tanjung, tepatnya Sekretariat FKPA Manado.

Peliput : Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Faudzia Anggrainy Rantung
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Kasus JAK Bergelinding: Kemendagri Vs BK DPRD Sulut

Kasus JAK Bergelinding: Kemendagri Vs BK DPRD Sulut

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Ferdi Samsudin Suarakan Kritik Lewat Puisi, “Rimba yang Dikhianati Negeri” 28 Oktober 2026
  • Sumpah Pemuda di Manado Panggung Perlawanan, Isu Reklamasi hingga Dugaan Pembakaran Gunung Klabat Disuarakan 28 Oktober 2026
  • Justman Entjaurau Sampaikan Terima Kasih, Tegaskan Persaudaraan IKA POLIMDO Tak Berakhir oleh Masa Jabatan 28 Oktober 2026
  • Momentum Sumpah Pemuda ke-98, Garda Marhaenis Muda Sulut: Nasionalisme Indonesia Jawaban Permasalahan Bangsa 28 Oktober 2026
  • Normans Luntungan Kritik RDP Komisi II DPRD Sulut: Dinilai Sekadar Seremonial, Tak Bisa Ubah Anggaran 28 Oktober 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In