Manado, Barta1.com – Memasuki hari kelima di tahun 2021, situasi di Kota Manado masih sepi dengan aktivitas warga. Meski begitu, ada pemandangan kurang enak dijumpai bawah jembatan Soekarno, tepatnya Pasar Bersehati, Calaca, Kecamatan Wenang. Dimana tumpukan sampah menumpuk seakan jadi kado Tahun Baru.
Pelak saja, Anggota DPRD Manado, Jurani Rurubua menyampaikan rasa kekecewanya akan kinerja pemerintah, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manado. “Terkait masalah sampah di Kota Manado, apakah kami tidak pernah memberikan solusi. Bahkan Komisi III telah memberikan uang pribadi kami guna membeli solar. Rekan kami Datau Lucky menyumbang alat berat untuk dipakai di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo,” ujar Jurani dihubungi Barta1.com, Selasa (5/1/2021).
Sampah di Manado saat ini merupakan masalah yang sangat serius. Juga menjadi masalah sosial, ekonomi dan budaya. Untuk itu, pemerintah harus benar-benar serius dalam menanganinya. Ada beberapa solusi alternatif yang harus dilakukan DLH Manado.
“Pertama, menyediakan alat berat untuk pengarutan sampah yang telah tertumpuk di TPA Sumompo. Mengingat perangkat saat ini tidak berfungsi secara optimal, baik karena kerusakan dan masalah lainnya,” katanya.
Kedua, pengangaran di dinas terkait yang menangani pengolahan sampah harus tersedia secara proporsional. Semua anggaran didata dengan baik. “Tidak semua anggaran harus dialihkan ke Covid-19, mengingat pengolahan sampah juga sangat krusial dan prinsipil. Dan ketiga adalah pemerintah harus mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujar politisi PSI ini.
“Semua elemen harus berpartisipasi secara kolektif dalam menangani masalah sampah yang ada di Kota Manado,” katanya.
Jurani pun meminta, disisa waktu pemerintahan Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan, diharapkan ada komitmen serius terkait masalah sampah. “Jangan sampai meninggalkan citra buruk karena kegagalan untuk menjaga kebersihan yang ada di Kota Manado,” tuturnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Manado, Franky J Porawouw saat dikonfirmasi mengatakan masalah sampah di bawah jembatan Soekarno, itu bukan tanggungjawab mereka. “Itu tanggungjawab PD Pasar Manado, ketika diangkat kami siap menerima di TPA Sumompo,” ujarnya.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post