Manado, Barta1.com — Euforia memenangkan PDIP di Pilkada Kota Manado 2020 membuncah di kalangan kader partai dan simpatisan kubu banteng moncong putih. Sejumlah kader senior PDIP juga bergerak tanpa henti melakukan kerja politik, demi kemenangan Andrei Angouw-Richard Sualang (AARS).
“Tentu saja kami para kader senior optimis PDIP akan memenangkan pertarungan di suksesi Kota Manado kali ini, apalagi melihat dukungan untuk AARS semakin luas mendekati hari pencoblosan,” ujar Nozanjo Lengkong, kader PDIP senior di Manado, baru-baru ini pada Barta1.
Lelaki yang akrab disapa om Anyo ini melanjutkan, kader dan simpatisan tak sabar merayakan kemenangan PDIP di Manado. Ini karena untuk pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir PDIP memasang kader asli sebagai pasangan calon. Dalam paket Pilkada sebelumnya, tidak demikian.
“Sudah 3 kali Pilkada langsung dalam 15 tahun terakhir, selalu saja PDIP belum sukses, nah kali ini bakal berbeda,” kata dia.
Andrei Angouw merupakan Bendahara DPD PDIP Sulut, sedangkan Richard Sualang Ketua DPC PDIP Manado. Kolaborasi kader asli, menurut Anyo, jelas akan berbeda dalam suasana psikologis pendukung. Kader dan simpatisan bakal lebih militan bekerja memenangkan pasangan mereka.
“Saya akui menyatukan pasangan ini adalah berkat kejelian Ketua PDIP Sulut, Olly Dondokambey, yang mengutamakan suara akar rumput agar memasang kader asli partai, dan dampaknya sudah kelihatan saat ini,” jelas dia.
“Ujungnya kita berpeluang sangat besar menang Pilwako Manado,” tambah Anyo.
Nozanjo Lengkong mengajak semua kader senior PDIP, para pejuang militan Banteng yang dulu rela mengorbankan banyak hal untuk partai kebanggaan mereka, agar kali ini terus menyatu. Jangan tercerai-berai demi meraih kemenangan.
“Dulu torang samua so berjuang, sekarang juga harus tetap solid, torang kibarkan panji merah di Kota Manado,” serunya optimis. (*)
Peliput: Ady Putong


Discussion about this post