Sigi, Barta1.com – PT PLN (Persero) berhasil mengawal seluruh rangkaian perayaan Paskah Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Sigi dan Kota Palu, Sulawesi Tengah. Perusahaan setrum negara ini memastikan pasokan listrik tetap stabil dan andal tanpa gangguan sedikit pun hingga berakhirnya acara puncak pada Minggu (26/4/2026).
Capaian “zero down time” atau tanpa padam tersebut menjadi faktor krusial dalam menjaga kekhidmatan momen sakral umat Kristiani. Puncak acara yang dipusatkan di Lapangan Mako Brimob Kabupaten Sigi ini dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI beserta ribuan peserta dari berbagai daerah.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Usman Bangun, menyatakan rasa syukurnya atas tuntasnya tugas pengawalan kelistrikan ini dengan hasil sempurna. Ia menilai keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan keagamaan berskala nasional.
“Seluruh rangkaian Paskah Nasional 2026 telah selesai dilaksanakan, kami bersyukur PLN berhasil melayani kebutuhan listrik tanpa ada gangguan sekecil apa pun,” ungkap Usman saat memberikan keterangan resmi di Palu.
Layanan prima ini merupakan hasil dari perencanaan matang serta koordinasi intensif antara tim teknis di lapangan dengan panitia penyelenggara. Perseroan menyadari kehadiran pejabat negara dan massa dalam jumlah besar memerlukan jaminan energi yang tidak boleh terinterupsi.
“Kami menerapkan skema pengamanan berlapis dan menyiagakan personel 24 jam. Keberhasilan ini membuktikan infrastruktur kelistrikan kita sangat siap mendukung event besar di Sulawesi Tengah,” tambah Usman menekankan kesiapan sistemnya.
Fokus utama pengamanan dipusatkan di Lapangan Mako Brimob Sigi dengan menyiagakan suplai utama melalui penyulang Bandara. Sebagai langkah antisipasi, PLN juga menyiapkan cadangan otomatis dari penyulang Elang guna memitigasi potensi kendala teknis.
Proteksi tambahan untuk menjamin kualitas listrik tetap stabil dilakukan dengan menempatkan satu unit UPS Mobile berkapasitas 100 kVA. Selain itu, terdapat satu unit Genset Mobile berkapasitas 250 kVA serta 30 personel siaga yang berjaga di titik-titik strategis untuk pemantauan secara real-time.
Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu, Ansar, menegaskan pengamanan tidak hanya menyasar lokasi puncak acara saja. Tim teknis turut melakukan pengawasan ketat di lokasi pendukung seperti Hotel Santika, RS Woodward, hingga Klinik SMEC yang menjadi pusat kegiatan sosial.
“Mulai hari pertama dengan beberapa agenda sosial hingga ibadah puncak Paskah Nasional 2026, seluruh sistem dalam kondisi prima. Tim kami bekerja ekstra memastikan setiap sambungan dan beban listrik terpantau dengan baik,” kata Ansar memastikan profesionalisme personelnya.
Apresiasi mendalam turut datang dari Sekretaris Umum Panitia Paskah Nasional 2026, Benny Bodje, atas dedikasi petugas PLN selama kegiatan berlangsung. Ia mengakui stabilitas listrik berperan besar dalam kelancaran seluruh rangkaian ibadah dan karnaval budaya.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh PLN karena listrik sangat stabil. Hal ini membuat seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan khidmat, aman, dan lancar tanpa kendala teknis kelistrikan,” pungkas Benny mengakhiri keterangannya. (**)
Editor: Ady Putong


Discussion about this post