• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Tolak Perusakan Lingkungan, Merah Putih Berkibar di Hutan Laru Talaud

by Agustinus Hari
18 Agustus 2020
in Daerah, News
0
Tolak Perusakan Lingkungan, Merah Putih Berkibar di Hutan Laru Talaud

Tokoh adat Desa Kordakel saat mengibarkan bendera Merah Putih di hutan Laru. (foto: evan/barta1)

0
SHARES
416
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Talaud, Barta1.com – Bendera Merah Putih berkibar di hutan Laru, Desa Kordakel, Kabupaten Kepulauan Talaud, Senin (17/8/2020).

Pemerintah Desa Kordakel bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat melakukan upacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke-75 RI di hutan Laru. Sebuah kawasan hutan yang mereka pertahankan dari ancaman tangan nakal yang kerap melakukan penebangan pohon di area tersebut.

Upacara yang dihadiri oleh tokoh ada, Kelompok Pencinta Alam Desa (KPAD) Purunan Desa Ensem dan puluhan warga masyarakat, berjalan khidmat.

Ketua BPD, Honorius Larage yang menjadi pembina upacara mengatakan, selain memperingati HUT ke-75 RI, upacara bendera yang digelar di hutan Laru merupakan bentuk kepedulian serta keseriusan dalam mempertahankan kawasan hutan yang merupakan sumber air pasca terjadinya penebangan hutan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Mengapa upacara dilaksanakan di hutan Laru? Karena hutan Laru merupakan sumber air bagi kami. Dan saat ini ada tangan jahil yang melakukan penebangan pohon di hutan ini. Makanya kami mengibarkan bendera Merah Putih di hutan Laru sebagai tanda bahwa hutan ini jangan lagi dirusak,” ujar Larage.

Terpisah, Kepala Desa Kordakel, Dikson Sangadi, menerangkan soal pelaksanaan upacara di Kawasan yang mereka terus pertahankan. Selain itu, ia membeberkan soal keseriusan dalam mempertahankan hutan Laru.

“Upacara tersebut merupakan kewajiban kita sebagai warga negara. Soal tempat pelaksanaan upacara, kami memilih hutan laru karena itu merupakan kawasan yang akan kami pertahankan sampai titik darah penghabisan demi anak–cucu kami,” ungkap Sangadi, saat dihubungi usai mengikuti upacara bendera di Melonguane.

Selain itu, Abson Sasondol, tokoh adat Desa Kordkel mengatakan, dirinya tidak akan tinggal diam saat hutan tersebut dirusak. “Kami mengibarkan bendera merah putih di lokasi penebangan hutan laru. Hal ini merupakan simbol bahwa sampai kapanpun kami akan menjaga kelestarian hutan tersebut,” tutur Sasondol.

Dipimpin oleh Fernando Loronusa, beberapa anggota KPAD Purunan Desa Ensem yang ikut menghadiri upacara tersebut menyatakan keprihatinan atas perusakan hutan laru. Roike Loronusa salah satu anggota KPAD Purunan Ensem mengungkapkan keprihatiannya atas perusakan hutan Laru.

“Kami yang mengikuti upacara di hutan laru berjumlah enam orang. Kami rela menerjang amukan gelombang laut menuju desa kordakel karena kami merasa prihatin atas perusakan hutan laru,” kata Loronusa.

“Kami terpanggil untuk menyumbangkan tenaga dan pikiran kepada masyarakat yang sedang berjuang dalam mempertahan hutan serta ekosistem yang ada di dalamnya. Save hutan Laru,” ungkap Susanto Tasumolang, salah satu anggota KPAD Purunan Desa Ensem.

Peliput : Evan Tarae

Barta1.Com
Tags: hutan larukordakelTALAUD
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Rocky Wowor Kenang Jasa Mendur Bersaudara

Rocky Wowor Kenang Jasa Mendur Bersaudara

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Plt Bupati Sitaro Heronimus Makainas Ingatkan Penjabat Sekda Tanggungjawab dan Integritas 31 Juli 2026
  • Dari Forum Temu Rakyat Sulut: 25 Komunitas Deklarasikan ‘Perang’ Lawan Perampasan Ruang Hidup 31 Juli 2026
  • Polimdo Terus Panen Medali di PORSENI XV 2026, Koleksi Empat Emas Kian Mengilap 31 Juli 2026
  • Praktik Kerja Lapangan, 120 Mahasiswa Teknik Mesin Polimdo Siap Terjun ke Dunia Industri  31 Juli 2026
  • Belajar Mesin hingga Panel Surya, Christyvena Rau Siap Buktikan Kemampuan di Dunia Industri 31 Juli 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In