Manado, Barta1.com – Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Manado (Polimdo) secara resmi melepas mahasiswa untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Prof. Ruddy Tenda Polimdo, Kamis (30/7/2026).

Ketua Jurusan Teknik Mesin Polimdo, Meidy P.Y. Kawulur, S.Si., M.Si., melalui Ketua Panitia PKL, Priyono, S.ST., M.T., menyampaikan bahwa sebanyak 120 mahasiswa dari dua program studi akan mengikuti PKL tahun ini.

“Sebanyak 120 mahasiswa berasal dari Program Studi Sarjana Terapan Teknik Mesin Produksi dan Perawatan serta Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Mekatronika,” ujar Priyono kepada Barta1.com.
Ia berharap seluruh mahasiswa mampu menunjukkan kompetensi, etos kerja, dan sikap profesional selama berada di dunia industri sehingga dapat meninggalkan kesan positif bagi perusahaan tempat mereka menjalani PKL.

“Kami berharap mahasiswa yang mengikuti PKL dapat menunjukkan kinerja terbaik. Bahkan setelah menyelesaikan program ini, mereka bisa dipanggil kembali oleh perusahaan. Tahun lalu, ada mahasiswa kami yang langsung direkrut setelah menyelesaikan PKL,” jelasnya.

Priyono juga berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga nama baik Polimdo. Menurutnya, citra positif yang dibangun mahasiswa di dunia kerja akan membuka peluang kerja sama dan perekrutan bagi mahasiswa berikutnya.

Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta PKL juga dibekali materi mengenai etika profesi serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bekal menghadapi lingkungan industri.
“K3 merupakan aspek yang sangat penting di dunia industri. Karena itu, pembekalan ini wajib diberikan. Melihat seluruh persiapan yang telah dilakukan, saya meyakini kesiapan mahasiswa untuk beradaptasi di dunia industri sudah mencapai sekitar 90 persen,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, turut memberikan doa dan pesan kepada para mahasiswa agar dapat menjalani PKL dengan baik serta selalu menjaga kesehatan.
“Mem hanya ingin mendoakan adik-adik semua agar dapat mengikuti PKL dengan baik. Hari ini yang dilepas 120 orang, kembali nanti juga harus tetap 120 orang,” ujar Maryke sambil tersenyum.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat selama menjalani PKL, terutama bagi mahasiswa yang tinggal di rumah kos.
“Sekalipun adik-adik tinggal di kos, tetap jaga kesehatan. Jangan setiap hari hanya makan mi instan. Jagalah pola makan dan kesehatan tubuh,” pesannya.
Menutup sambutannya, Maryke kembali mendoakan agar seluruh mahasiswa senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalani PKL hingga kembali ke kampus dalam keadaan baik.
Salah satu peserta PKL, Christyvena Rau, mahasiswi Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika, mengaku telah siap mengikuti program tersebut.
“Saya sudah 90 persen siap menjalani PKL di PT Vena Energy Likupang. Perusahaan tersebut bergerak di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS),” ujarnya.
Christyvena berharap dapat menyelesaikan PKL selama empat bulan dengan hasil yang baik sekaligus menjaga nama baik Polimdo di dunia industri.
“Kiranya selama empat bulan nanti saya bisa menjalani PKL dengan baik serta tetap menjaga nama baik Polimdo,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post