• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Sangihe

Bupati Sangihe Ungkap 7 Wilayah Masih Tanpa Listrik, 1.480 KK Terdampak

by Redaksi Barta1
23 September 2026
in Sangihe
0
Foto: Bupati Sangihe Michael Thungari mendesak percepatan elektrifikasi pulau terluar tanpa menunggu target 2029. (Dok. Istimewa)

Foto: Bupati Sangihe Michael Thungari mendesak percepatan elektrifikasi pulau terluar tanpa menunggu target 2029. (Dok. Istimewa)

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com — Di tengah upaya pemerintah memperluas akses listrik nasional, persoalan elektrifikasi masih menjadi tantangan serius di wilayah perbatasan. Di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, sedikitnya 1.480 kepala keluarga atau 3.790 jiwa masih tinggal di wilayah yang belum menikmati aliran listrik.

Kondisi tersebut dipaparkan Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dalam Forum Sinkronisasi Usulan Program Listrik Perdesaan (Lisdes), Penyediaan Lahan, dan Perizinan Lisdes Provinsi Sulawesi Utara bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (21/9/2026).

Forum tersebut mempertemukan pemerintah daerah dengan Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM serta General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Suluttenggo.

Dalam forum tersebut, Thungari menyoroti persoalan kelistrikan Sangihe yang menurutnya belum sepenuhnya terselesaikan sejak Indonesia merdeka.

“Persoalan yang belum selesai sejak Indonesia merdeka. Dan itulah menjadi tuntutan kami,” kata Thungari.

Menurut dia, Sangihe memiliki karakter geografis yang membuat pemerataan listrik menghadapi tantangan tersendiri. Kabupaten tersebut memiliki 26 pulau berpenghuni, dengan sebagian wilayah masih menghadapi keterbatasan akses listrik.

“Semenjak saya menjadi bupati, saya sudah dua kali ke PT PLN Persero pusat. Kemudian satu kali ke Kementerian ESDM dalam rangka pengusulan listrik sampai di wilayah kepulauan,” ujarnya.

Thungari mengatakan, hingga saat ini masih terdapat tujuh wilayah yang belum teraliri listrik.

Selain itu, terdapat sembilan lokasi yang layanan listriknya belum tersedia selama 24 jam. Di sejumlah tempat, masyarakat bahkan masih mendapatkan pasokan listrik hanya sekitar enam hingga 12 jam per hari.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Pulau Tatoaeng, yang berada berdekatan dengan Kabupaten Kepulauan Sitaro. Di wilayah tersebut, ibu kota Kecamatan Kahakitang masih belum menikmati layanan listrik.

Kondisi itu berdampak langsung terhadap pelayanan publik.

Thungari mencontohkan pemerintah daerah tengah membangun sebuah puskesmas dengan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik senilai sekitar Rp9 miliar. Namun, fasilitas kesehatan tersebut belum dapat beroperasi apabila belum tersedia pasokan listrik.

“Di sana kami sedang membangun Puskesmas dengan DAK Fisik anggaran Rp9 miliar yang belum bisa beroperasi kalau tidak ada listriknya,” kata dia.

Meski demikian, Thungari mengakui terdapat perkembangan dalam pemerataan kelistrikan selama beberapa tahun terakhir.

Ia menyebut sejumlah wilayah yang sebelumnya belum mendapatkan listrik 24 jam kini telah menikmati layanan penuh.

“Sudah ada empat yang listriknya 1×24 jam,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran PLN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas upaya meningkatkan layanan kelistrikan di wilayah kepulauan.

Menurut Thungari, progres tersebut menunjukkan bahwa persoalan kelistrikan di Sangihe dapat diselesaikan secara bertahap apabila pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PLN terus memperkuat koordinasi.

Namun, masih adanya ribuan warga yang belum menikmati listrik membuat persoalan tersebut tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.

“Kalau bicara wilayah kepulauan mungkin Sangihe yang paling banyak belum ada listrik,” kata Thungari.

Bagi pemerintah daerah, ketersediaan listrik tidak hanya berkaitan dengan penerangan rumah warga. Listrik juga menjadi prasyarat bagi berjalannya fasilitas kesehatan, pendidikan, aktivitas ekonomi, serta pelayanan publik di pulau-pulau terluar.

Karena itu, pemerintah daerah berharap program elektrifikasi dapat terus dipercepat sehingga masyarakat di seluruh wilayah berpenghuni di Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat menikmati layanan listrik secara merata.

Peliput: Rendy Saselah

 

Barta1.Com
Tags: listrik wilayah perbatasanPLN Suluttenggoprogram listrik perdesaan
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
UNIMA Dorong Layanan Berdampak dengan Menggelar PKM Pendampingan Bagi Staf Biro Akademik

UNIMA Dorong Layanan Berdampak dengan Menggelar PKM Pendampingan Bagi Staf Biro Akademik

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Bupati Sangihe Minta Elektrifikasi Pulau Terluar Dipercepat: “Kami Tidak Tahan Menunggu hingga 2029” 23 September 2026
  • UNIMA Dorong Layanan Berdampak dengan Menggelar PKM Pendampingan Bagi Staf Biro Akademik 23 September 2026
  • Bupati Sangihe Ungkap 7 Wilayah Masih Tanpa Listrik, 1.480 KK Terdampak 23 September 2026
  • Bupati Sangihe Minta Elektrifikasi Pulau Terluar Dipercepat: “Kami Tidak Tahan Menunggu hingga 2029” 23 September 2026
  • Wabup Sangihe Dorong Edukasi Antikorupsi Tak Berhenti di Seremoni 23 September 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In