Tahuna, Barta1.com — Gemuruh paduan suara tradisional memecah keheningan malam di Kampung Manalu, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Selama tiga hari berturut-turut, tepatnya pada 22–24 Juli 2026, kemeriahan Lomba Masamper bertajuk “Oikumene Bermazmur” berlangsung semarak tanpa hambatan, sebuah kesuksesan yang tak lepas dari sokongan penuh keandalan pasokan listrik PT PLN (Persero).
Masamper sejatinya bukan sekadar olah vokal, melainkan urat nadi persaudaraan masyarakat Nusa Utara yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Nasional oleh pemerintah sejak tahun 2017.
Di bawah pendar benderang cahaya dari panggung utama, ritme harmonis para penyanyi yang saling berbalas syair ini semakin hidup, menyatukan ratusan warga dalam balutan pelestarian mahakarya leluhur Sangihe.
Guna memastikan panggung budaya tersebut terus menyala terang, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tamako menerjunkan tim khusus yang terdiri dari Petugas Pelayanan Teknik dan Pegawai Teknik untuk bersiaga penuh di lokasi.
Langkah antisipatif kelistrikan ini juga didukung oleh pemanfaatan Layanan Produk Multiguna (LPM), sebuah solusi penyediaan listrik sementara yang dirancang aman, fleksibel, serta mematuhi standar keselamatan ketenagalistrikan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan peran PLN melampaui tugasnya sebagai penyalur energi, tetapi juga bertransformasi sebagai pendorong aktivitas sosial-budaya masyarakat hingga ke wilayah kepulauan.
“Masamper adalah warisan budaya yang kaya akan nilai spiritual, sosial, dan kebersamaan masyarakat Kepulauan Sangihe. PLN hadir untuk memastikan keandalan listrik sehingga momentum berharga ini, yang juga menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, dapat berlangsung meriah, aman, dan berkesan bagi seluruh peserta maupun pengunjung,” tegas Usman.
Komitmen di tingkat pimpinan wilayah tersebut dieksekusi secara presisi dan terukur di lapangan. Manager PLN ULP Tamako, Rendy Kolonio, menekankan bahwa kesiapan personel dan fleksibilitas layanan kelistrikan adalah prioritas utama instansinya dalam mengawal kelancaran setiap hajatan rakyat di beranda utara Nusantara tersebut.
“PLN bertanggung jawab memastikan setiap aktivitas masyarakat yang membutuhkan dukungan kelistrikan dapat berjalan tanpa gangguan. Melalui ketersediaan personel di lapangan dan Layanan Produk Multiguna, kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan Lomba Masamper dapat terpenuhi kebutuhan energinya secara maksimal,” jelas Rendy terkait langkah operasional timnya.
Nyala terang pengabdian PLN ini pun berbuah manis dan memanen apresiasi hangat dari pihak penyelenggara serta masyarakat setempat. Perwakilan panitia kegiatan, Pdt. Fransiska, mengaku sangat terbantu dengan responsivitas tim PLN ULP Tamako.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada PLN ULP Tamako yang sejak awal memberikan perhatian penuh. Kesiapan personel di lapangan serta kemudahan Layanan Produk Multiguna memberikan rasa tenang bagi kami panitia, sehingga fokus acara dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir,” tuturnya bersyukur. (**)
Editor: Ady Putong


Discussion about this post