Bitung, Barta1.com — Ditandai dengan pemukulan gong, kejuaraan karate Gojukai Open Tournament Kajati Sulut Cup V Tahun 2026 resmi dibuka di Gelanggang Olahraga (GOR) Stadion Dua Saudara, Kelurahan Manembo-Nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Jumat (11/9/2026).
Kejuaraan yang dilaksanakan selama tiga hari, yakni dimulai tanggal 11 September sampai dengan 13 September 2026, dengan memperebutkan tropi bergilir Kajati Sulut dan piala tetap Walikota Bitung ini, menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus karakter generasi muda melalui olahraga karate.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan dihadiri, Plt. Kajati Sulut Dr. H. Ferry Tass, S.H., M.Hum., M.Si, serta jajaran Kejati Sulut, Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E. Kajari Bitung Erwin Widihantono, S.H., M.H. Mewakili Dansathantai Kodaeral VIII Letkol Mar Nurkhosin. Korwil Bitung Binda Sulut, Thein Pakasi. Mewakili Dandim 1310/Bitung Lettu Inf Edison Kasenda.
Juga hadir mewakili Kapolres Bitung, Wakapolres Kompol J.H. Daniel Korompis, S.E., M.H. Danyonif TP 916 Baracakti Mayor Inf Aditya Yoga Pramana. Mewakili Danguskamla Koarmada II Kolonel Laut (P) Dwi Herdian Syaputra, M.Tr.Opsla. Pengurus Gojukai Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Pengurus Forki Sulut, Pengurus KONI, para pelatih, dewan guru, serta kontingen atlet dari berbagai daerah.
Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Erwin Widihantono, menyampaikan bahwa olahraga karate tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan dan pencapaian medali. Lebih dari itu, karate memiliki nilai penting dalam membentuk mental, kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, serta karakter generasi muda.
Panitia penyelenggara menyebut Gojukai Open Tournament Kajati Sulut Cup V Tahun 2026 merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembinaan olahraga karate.

“Melalui kompetisi tersebut, para atlet diharapkan dapat mengembangkan kemampuan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, rasa hormat, ketekunan, dan semangat kesatria,” ujarnya.
Lanjutnya, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Bitung, serta keluarga besar Gojukai Indonesia atas dukungan terhadap pembinaan olahraga karate.
Ia juga menjelaskan, dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk menciptakan ruang kompetisi yang positif bagi para atlet dalam meningkatkan kemampuan dan prestasi
“Pemerintah Kota Bitung turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan dengan memfasilitasi lokasi pelaksanaan kegiatan di kawasan Stadion Dua Saudara,” ucap Kajari Bitung Erwin Widihantono yang juga selaku ketua umum panitia.
Sementara itu, Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara sekaligus Ex Officio Ketua Umum Karate-Do Gojukai Pengda Sulut, Dr. Feri Tas, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dalam Gojukai Open Tournament Kajati Sulut Cup V Tahun 2026.
Berdasarkan laporan panitia, tercatat sebanyak 744 atlet dari 44 kontingen mengikuti kejuaraan tersebut. Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan perkembangan positif olahraga karate.
Ia menegaskan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen penting untuk memberikan ruang kompetisi, meningkatkan kemampuan atlet, serta mendorong lahirnya prestasi-prestasi baru bagi Sulawesi Utara di tingkat nasional.
Senada dengan itu, Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen dan peserta dari berbagai daerah yang hadir untuk mengikuti turnamen tersebut.
Pemerintah Kota Bitung menegaskan dukungan terhadap kegiatan olahraga yang merupakan bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, berprestasi, disiplin, dan memiliki karakter yang kuat.
“Kami berharap pembinaan olahraga dapat terus berkembang melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat,” kata Walikota Hengky.
Lanjut Walikota, Kejuaraan ini melibatkan ratusan atlet dari berbagai daerah dengan dukungan perangkat pertandingan dan pihak terkait untuk memastikan kompetisi berjalan sesuai aturan serta menjunjung tinggi sportivitas.
Pemerintah Kota Bitung berharap melalui kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet karate berprestasi sekaligus mempererat persaudaraan antaratlet dan daerah, serta dapat menjadi bagian dari pembinaan olahraga yang berkelanjutan serta mendorong perkembangan prestasi karate di Sulawesi Utara. (Q’po)

Discussion about this post