Manado, Barta1.com – Jurnalis Raymond Legi menyoroti minimnya keterbukaan informasi mengenai kinerja DPRD Sulawesi Utara (Sulut), khususnya yang berkaitan dengan aktivitas Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Sorotan tersebut disampaikannya dalam agenda Ngobrol Politik (Ngopi) Bareng yang digelar Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulut bersama pimpinan dan anggota DPRD Sulut di Basement DPRD Sulut, Selasa (28/07/2026).
Raymond mengungkapkan, para wartawan kerap mengalami kesulitan memperoleh informasi mengenai capaian maupun agenda kerja masing-masing komisi. Padahal, informasi tersebut sangat dibutuhkan sebagai bahan pemberitaan sekaligus menjadi ruang diskusi publik.
“Misalnya kami ingin mendapatkan informasi, Komisi I sudah melakukan apa saja. Itu yang nantinya akan menjadi bahan diskusi kami ke depan,” ujar Raymond kepada Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Andi Silangen.
Berdasarkan pengamatan para wartawan selama ini, Raymond menilai Komisi III dan Komisi IV merupakan komisi yang paling aktif menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Sebaliknya, aktivitas Komisi I dinilai masih sangat minim.
“Komisi I RDP sangat kurang. Kami juga kesulitan mendapatkan informasi untuk memberitakan kinerja Komisi I,” tegasnya.
Selain itu, Raymond juga meminta adanya keterbukaan informasi terkait pembahasan yang dilakukan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) maupun Badan Kehormatan Dewan (BKD). Menurutnya, kedua alat kelengkapan dewan tersebut selama ini lebih banyak menggelar rapat internal sehingga publik nyaris tidak mengetahui perkembangan maupun hasil pembahasannya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Andi Silangen, mengakui bahwa penyampaian informasi mengenai aktivitas AKD masih perlu ditingkatkan. Ia memastikan hal tersebut akan menjadi perhatian untuk diperbaiki ke depan.
“Kalau bicara AKD, masing-masing ada koordinatornya. Kalau saya di Komisi III, sementara yang dipertanyakan adalah Komisi I yang dinilai gerakannya masih kurang. Koordinatornya ada Pak Royke Anter. Ke depan, kami akan memperbaikinya,” ujar Fransiskus.
Suasana diskusi kemudian berlangsung lebih santai ketika Fransiskus menoleh kepada Ketua Fraksi NasDem, Nick Adicipta Lomban, sambil tersenyum.
“Karena Bapak Nick yang kirim ke situ, ya,” ucapnya disambut tawa peserta.
Meski demikian, Fransiskus menegaskan bahwa seluruh unsur DPRD dan pemerintah daerah harus terus memperkuat sinergi demi mewujudkan harapan masyarakat Sulut.
“Harusnya kita bersama-sama dengan pemerintah untuk mencapai kemajuan yang diinginkan oleh masyarakat Sulut,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan Ngobrol Politik tersebut Ketua Fraksi Gerindra Louis Carl Schramm, anggota Fraksi PDI Perjuangan Pierre Makisanti dan Amir Liputo, serta Ketua Fraksi NasDem Nick Adicipta Lomban. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo

Discussion about this post