Manado, Barta1.com – Guna mengawal pengunaan Dana Desa, Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan kerjasama dengan Asosiasi Badan Permusyawaraan Desa Nasional (Abpednas). Disamping dana desa, juga memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan baik.
Hal ini disampaikan Jaksa Agung Muda Bidang Intelejen (Jamintel) Kejagung RI, Prof Dr Reda Manthovani SH LLM saat pelantikan DPD Abpednas Sulut di Auditorium Unsrat Manado, Selasa (7/5/2026). ”Ada program Jaga Desa atau Jaksa Garda Desa, ini adalah inisiatif strategis dari Kejaksaan Agung RI yang bertujuan untuk mengawal pendistribusian dan pemanfaatan dana desa agar tepat sasaran dan terhindar dari penyimpangan hukum,” ujarnya kepada wartawan.
Ia mengatakan dalam program itu dibangin sistem untuk dapat memonitor tata kelola keuangan desa. “Kita lihat pertanggungjawaban keuangan desa. Ada Sistem Keuangan Desa atau Siskedes,” katanya. Dalam Siskedes, data-data diinput oleh Kepala Desa. Jaksa bisa melihat data tersebut, namun tidak bisa verifikasi di lapangan. Oleh karena itu untuk verifikasi, Kejaksaan perlu bantuan dari Badan Permusyawaratan Desa atau BPD melalui Abpednas.
“Ada MoU antara Abpednas dengan Kejari (Kejaksaan Negeri). Mau verifikasi laporan keuangan kepala Dldesa, Kejari tidak bisa tapi melalui BPD, karena yang tahu soal ini adalah Bapak Ibu BPD. Maka kita koordinir melalui Abpednas ini,” tuturnya.
Jamintel Kejagung memaparkan, Siskedes terintegrasi dengan aplikasi Jaga Desa. Selanjutnya kalau ada temuan maka ditindaklanjuti.
“Kalau tidak ya pidana. Maka seharusnya Inspektorat audit jika ada temuan, sebelum pidana,” ujarnya.
Reda Manthovani mengatakan, harapannya dengan tata kelola yang baik maka pembangunan atau Asta Cita membangun dari desa itu bisa terwujud. Hal Itu yang menjadi prioritas Presiden.
“Program Jaga Desa ini untuk mendeteksi dini, pendampingan desa, pembangunan di daerah, bukan kriminalisasi,” tutur Reda Manthovani yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Abpednas.
Dia mengatakan, dengan ada mekanisme kerjasama Kejaksaan dan BPD yang tergabung dalam Abpednas harapannya bisa mengurangi kepala desa atau perangkat yang tidak benar. “BPD jadi partner Kasie intel dan Kejari. Tujuannya untuk tata kelola keuangan desa yang baik,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan bertajuk Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) Kejaksaan Agung RI dan Pengukuhan DPD – DPC Abpednas Sulawesi Utara ini, diisi dengan penandatangan MoU antara Kejaksaan Tinggi Sulut dengan DPD Abpednas Sulut, serta Kejari dan DPC Abpednas se Sulut.
Untuk struktur DPD Abpednas Sulut dipimpin oleh Ketua Ir Stevanus BAN Liow MAP, Sekretaris Dra Jackried Maluenseng MSC, Bendahara Henry Walukow.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Kejati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy SH MH bersama jajarannya, Kejari se Sulut, kepala daerah dan wakil kepala daerah serta para pengurus DPD Abpednas Sulut dan DPC Abpednas se Sulut.
SUSUNAN PENGURUS DPD ABPEDNAS SULUT:
Dewan Pimpinan Pusat:
Anggota: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulut
Anggota: Kepala Biro Hukum Sekretaris Provinsi Sulut
Anggota: DR GS Vicky Lumentut
Anggota: DR Yopie Pangemanan
Anggota: DRA Roosje Kalangi
Anggota: Brian Waleleng
Anggota: Reckie Langie
Anggota: Meyvo Rumengan
PENGURUS HARIAN:
Ketua : Ir Stefanus BAN Liow
Wakil Ketua: Dr Denny Mangala
Wakil Ketua: Sonny Pondalos
Wakil Ketua: Jones Oroh
Wakil Ketua: James Karinda
Wakil Ketua: Magdalena Wullur
Wakil Ketua: Haris Sumampouw
Wakil Ketua: Ferol Warouw
Wakil Ketua: Ely Karimela
Wakil Ketua: Richard Puili
Wakil Ketua: Ratu Dareda
Wakil Ketua: Merson Simbolon
Wakil Ketua: Stefanus Sampe
Wakil Ketua: Welly Waworundeng
Sekretaris: Jackried K Maluenseng
Wakil Sekretaris: Paul Lontaan
Wakil Sekretaris: Jan Tumilaar
Wakil Sekretaris: Jack Andalangi
Wakil Sekretaris: Michael Jacobus
Wakil Sekretaris: Selfran Wungouw
Wakil Sekretaris: Roy Maramis
Wakil Sekretaris: Djems Paendong
Wakil Sekretaris: Febry Dien
Wakil Sekretaris: Pendeta Jahya Manopo
Wakil Sekretaris: Fikri Aditya
Wakil Sekretaris: Meylisa Aring
Wakil Sekretaris: Jerry Bungkuran
Wakil Sekretaris: Crets Bendah
Bendahara: Hendry Walukow
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post