Bitung, Barta1.com — Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S.Sos menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Rukun Tasumaro di Pesisir Pantai Dodik, Kelurahan Wangurer, Kecamatan Girian. Minggu, (5/4/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Girian Rukman Rasyid S.Sos, Lurah Wangurer, Sitti Mariam Lariha, S.ST, Pembina Rukun Tasumaro sekaligus ketua LPKP Kota Bitung, Welfrits Jacobus, S.Sos, Bendahara LPKP Kota Bitung, Tamrin Bandu, S.Sos, Babinsa Kelurahan Wangurer, Serda Fadly mumek, Ketua Rukun Tasumaro Kota Bitung Liezel Macpal dan Anggota, Tokoh Agama, dan Tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Randito Maringka menegaskan komitmennya dalam memperkuat toleransi antarumat beragama serta mendorong percepatan program kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya harmoni sosial di tengah masyarakat. Ia menilai, semangat saling memaafkan dan mempererat silaturahmi pasca-Ramadan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan visi “Bitung Maju” berbasis keberagaman.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kerukunan tidak terlepas dari peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga.
“Pemerintah sangat mengapresiasi inisiatif masyarakat yang terus menjaga nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Randito.
Selain menyoroti pentingnya harmoni, Randito Maringka juga mengingatkan masyarakat pesisir agar tetap waspada namun tidak mudah terpengaruh informasi hoaks, terutama terkait isu bencana alam.
Ia menegaskan bahwa masyarakat harus mengandalkan sumber informasi resmi serta memahami jalur evakuasi yang telah disiapkan.
Di sisi lain, menurut Randito, Pemerintah Kota Bitung terus mendorong kebijakan pelayanan publik berbasis kelurahan. Langkah ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan ke tingkat kota.
“Ke depan, semua pelayanan dasar akan dimaksimalkan di kelurahan. Ini bagian dari komitmen kami untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya itu, pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai program strategis untuk nelayan, mulai dari penyediaan rumpon hingga dukungan fasilitas penangkapan ikan. Program ini ditargetkan berjalan bertahap hingga tahun 2027, dengan prioritas pada nelayan yang benar-benar membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pesisir. Ia menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar seluruh perangkat kelurahan dan RT bekerja profesional tanpa intervensi kepentingan politik, terutama dalam penyaluran bantuan sosial. Transparansi dan akurasi data, menurutnya, menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persaudaraan dan menjauhi konflik. Momentum Halal Bihalal, lanjutnya, harus dimaknai sebagai titik awal membangun hubungan sosial yang lebih harmonis.
“Jangan pelihara permusuhan. Satu musuh terlalu banyak, seribu teman masih kurang. Mari kita bangun Bitung dengan kebersamaan dan saling menghargai,” pungkasnya. (Chris)


Discussion about this post