Tolitoli, Barta1.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di wilayah kerja PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tolitoli pada Jumat (13/3/2026). Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM), PLN memberikan santunan kepada 35 anak yatim serta memberikan apresiasi khusus bagi para guru mengaji yang selama ini menjadi garda terdepan pendidikan agama di masyarakat.
Aksi sosial yang mengusung tema “Safari Ramadan: Muliakan Penjaga Kalam Ilahi” ini merupakan agenda nasional YBM PLN yang sumber dananya berasal dari pemotongan zakat, infak, dan sedekah dari penghasilan bulanan seluruh pegawai Muslim PLN. Selain bantuan materi berupa uang tunai, para penerima manfaat juga mendapatkan paket bingkisan bahan pokok sebagai bentuk dukungan moril dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa keberlanjutan operasional perusahaan dalam melistriki negeri sangat bergantung pada dukungan dan doa masyarakat.
“Kami percaya bahwa keberlangsungan bisnis PLN tidak lepas dari doa-doa masyarakat, termasuk para guru mengaji dan anak-anak yatim. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa energi yang kami kelola tidak hanya menerangi rumah secara fisik, tetapi juga memberikan lentera kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Usman.
Usman menambahkan, fokus pemberian apresiasi kepada guru mengaji didasari atas peran vital mereka dalam membangun karakter generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis. Menurutnya, dedikasi para pengajar Al-Qur’an di tingkat akar rumput seringkali luput dari perhatian, padahal mereka adalah penjaga moralitas bangsa.
“Guru mengaji adalah penjaga Kalam Ilahi. Mereka mendidik karakter generasi muda dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Sudah sepatutnya kita muliakan dedikasi mereka,” tegasnya.
Di sisi operasional, Safari Ramadan ini juga menjadi momentum PLN untuk memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah Tolitoli selama bulan suci. Berdasarkan data teknis, beban puncak di sistem kelistrikan Tolitoli saat ini terjaga stabil dengan kecukupan daya yang mumpuni. PLN UID Suluttenggo mencatatkan total kapasitas pembangkit di wilayah Sulawesi Tengah telah mencapai surplus daya, didukung oleh penguatan sistem interkoneksi yang memastikan ibadah masyarakat di masjid-masjid tidak terganggu oleh kendala teknis.
Guna menjaga kelancaran tersebut, PLN telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis di wilayah Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo selama periode Siaga Ramadan dan Idulfitri. Langkah preventif berupa pemeliharaan jaringan distribusi dan penyediaan unit gardu bergerak (UGB) terus dimaksimalkan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik yang biasanya meningkat signifikan pada waktu berbuka puasa dan sahur.
Ketua YBM PLN UP3 Tolitoli, Icuk Sulistianto, menjelaskan bahwa proses verifikasi penerima bantuan dilakukan secara ketat agar penyaluran tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Para guru mengaji memiliki peran yang sangat penting namun seringkali luput dari perhatian. Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin menitipkan pesan bahwa mereka tidak sendirian. Ada keluarga besar PLN yang sangat menghargai setiap huruf Al-Qur’an yang mereka ajarkan kepada anak-anak kita,” tutur Icuk di sela-sela acara.
Kegiatan yang dihadiri oleh manajemen PLN dan tokoh masyarakat ini diharapkan mampu memperkuat harmoni antara korporasi dengan warga sekitar daerah operasional. Dengan semangat “Menjejak Manfaat, Menebar Berkah”, PLN berkomitmen untuk terus menjalankan tanggung jawab sosial secara berkelanjutan demi mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah, khususnya di wilayah Kabupaten Tolitoli. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post