Sangihe, Barta1.com – Bupati Michael Thungari menyambangi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk membahas peningkatan layanan angkutan tol laut bagi wilayah perbatasan. Dalam kunjungan tersebut, ia bertemu dengan Direktur Lalu Lintas Laut Mudi Mantoro di Jakarta, Kamis (26/2/2026)
Dalam pertemuan itu, Thungari memaparkan kondisi layanan tol laut yang melayani Kabupaten Kepulauan Sangihe. Menurut dia, kapal Lognus 2 yang saat ini beroperasi kerap mengalami kelebihan muatan setiap kali pelayaran.
“Rata-rata dalam setiap pengangkutan terdapat sekitar 30 hingga 35 kontainer yang tidak dapat dimuat atau tidak tervalidasi dalam manifes kapal,” kata Thungari.
Melihat meningkatnya arus logistik menuju Sangihe, ia mengusulkan agar kapal Lognus 5 yang sebelumnya melayani rute Tarakan–Nunukan dapat dialihkan untuk melayani wilayah tersebut.
“Muatan di rute Tarakan–Nunukan relatif sedikit. Kami berharap kapal tersebut dapat melayani Sangihe agar distribusi logistik berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Selain itu, Thungari juga meminta dukungan pengadaan kontainer berukuran 40 kaki untuk menunjang kegiatan ekspor kayu kelapa. Ia menjelaskan bahwa permintaan pasar membutuhkan panjang kayu minimal enam meter per batang, sehingga memerlukan kontainer yang lebih besar.
Ia juga menyoroti kondisi sejumlah kontainer yang saat ini digunakan. Menurut dia, sebagian kontainer sudah tidak layak pakai dan berisiko merusak barang muatan, termasuk bahan kebutuhan pokok.
Menanggapi hal tersebut, Mudi Mantoro mengatakan usulan Pemerintah Kabupaten Sangihe akan dikaji lebih lanjut. Menurut dia, kapal Lognus 5 masih terikat kontrak untuk rute yang saat ini dilayani.
“Untuk kapal Lognus 5 saat ini masih terikat kontrak. Sementara regulasi tol laut hanya mengizinkan ukuran kontainer tertentu, yakni 20 kaki. Jika diperlukan, aturan tersebut akan kami evaluasi kembali,” kata Mudi.
Ia menambahkan masukan dari pemerintah daerah akan menjadi bahan pertimbangan bagi Kementerian Perhubungan dalam perencanaan pengadaan kontainer baru.
Upaya yang dilakukan Bupati Sangihe tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik serta memperkuat konektivitas wilayah perbatasan Indonesia di bagian utara Sulawesi.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post