• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Maret 13, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

GBPN Perkuat Narasi Green Building di GPC 2026

by Meikel Eki Pontolondo
7 Februari 2026
in Edukasi
0
GBPN Perkuat Narasi Green Building di GPC 2026
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Minut, Barta1.com – Green Press Community (GPC) 2026 di Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut),  Sabtu (07/02/2026) menampilkan berbagai isu lingkungan. Salah satunya tentang bangunan hijau.
Dalam salah satu workshop yang diikuti para jurnalis lingkungan se-Indonesia dan jurnalis lokal, dihadirkan tema: “Saatnya Memperkuat Narasi Green Building”.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber dari Global Buildings Performance Network (GBPN), yakni Dr. Jatmika Adi Suryabrata dan Farida Lasida Adji.

Sebagai narasumber pertama, Farida memaparkan materi berjudul “Menuju Bangunan Sehat, Terjangkau dan Rendah Karbon di Indonesia”. Farida menyebut bahwa tempat kita hidup terutama rumah tinggal dan kantor menjadi penyumbang terbesar emisi karbon dioksida (CO2), terutama dalam penggunaan energi listrik.

Farida membeber, sektor bangunan di Indonesia menyumbang 60% dari total konsumsi listrik nasional dan sekitar sepertiga emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor energi.

“Konsumsi listrik ini terus meningkat seiring dengan urbanisasi dan peningkatan standar hidup, yang menuntut efisiensi energi bangunan untuk mencapai target net zero emission (NZE),” ujarnya.

“Bangunan berkelanjutan membawa manfaat bagi Indonesia, terutama berpotensi mengurangi 37 juta ton CO2 hingga 2030 mendatang,” ucap Country Managing Director GBPN ini.

GBPN saat ini, kata Farida, sudah bermitra dengan pemerintah baik di tingkat nasional maupun daerah, terutama dalam pembentukan regulasi, seperti Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Perusahaan Listrik Negara (PLN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta pemerintah Kota Tanggerang. “Bagi sisi pengembang serta pemilik bangunan, efisiensi bangunan dapat membawa keuntungan dalam operasional serta nilai propertinya,” ucap Farida.

“Desain bangunan yang efisien dan ramah lingkungan, bisa mengurangi emisi karbon dan pemanasan global, serta berpengaruh terhadap kesehatan manusia”.

Narasi Green Building ini, sambungnya, masih menghadapi berbagai tantangan dan kendala. Di antaranya masih ada kekhawatiran dari pihak pemerintah, pembiayaan, serta kemanfaatan. Selain itu, keterbatasan dan ketersediaan teknologi dan ketersediaan tenaga ahli yang benar-benar paham soal unsur-unsur pembangunan berkelanjutan juga masih menjadi kendala.

Sementara Jatmika, Senior Technical Advisor GBPN mengungkapkan, publikasi tentang bangunan hijau harus lebih intens dilakukan karena konsep green building sudah terbukti bermanfaat. Ia pun meminta media mampu membantu menginformasikan soal green building ini kepada masyarakat.

Dia menuturkan bahwa dari sisi arsitek dan konsultan bangunan, masih banyak yang belum mau keluar dari zona nyaman.

“Mereka masih belum mau menerapkan sistem penghematan dalam melakukan desain bangunan berkonsep green building. Salah satu persoalan karena tidak semua arsitek memiliki kemampuan untuk merancang green building,” beber Jatmika.

Konsep bangunan yang masih diterapkan hingga kini dianggap Jatmika masih boros. Padahal, menurutnya, banyak yang bisa dihemat dengan desain green building.

Jatmika juga mengungkap sejumlah tantangan penereparan green building. Yakni, fragmentasi dalam perencanaan pembanguan, terbatasnya pemahaman, kapasitas dan teknologi, misconception tentang biaya bangunan berkelanjutan, serta terbatasnya akses terhadap pembiayaan hijau.

“Padahal, paling murah untuk mengurangi CO2 adalah melalui pembangunan gedung,” tukas Jatmika
Sekadar referensi, prinsip pembangunan green building ini meliputi efisiensi energi, efisiensi air, penggunaan material ramah lingkungan, pengelolaan limbah, serta kualitas udara dalam ruangan.(*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: GBPN Perkuat Narasi Green Building di GPC 2026Global Buildings Performance Network (GBPN
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Pemkot Bitung Dukung GPC 2026, Sadat Minabari : Keseimbangan Tata Kelola Lingkungan Hidup Perlu Dilestarikan

Pemkot Bitung Dukung GPC 2026, Sadat Minabari : Keseimbangan Tata Kelola Lingkungan Hidup Perlu Dilestarikan

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Seminar Coretax di Polimdo,  Tingkatkan Pemahaman dan Kepatuhan Pajak 13 Maret 2026
  • Wali Kota Bitung Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026 12 Maret 2026
  • Sidak Pasar Girian, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Idul Fitri 12 Maret 2026
  • Regulasi Membuka Pintu Tambang, Hukum Menutup Mata pada Kerusakan 12 Maret 2026
  • Bupati Sangihe Lantik 46 Pejabat dan Kepala Sekolah 12 Maret 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In