Manado, Barta1.com – Anggota Komisi III DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Yongkie Limen, meminta perhatian serius dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulut, Deicy Paath, beserta jajaran, terkait fasilitas irigasi di wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong). Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Komisi III DPRD Sulut, Senin (20/01/2026).
“Mohon ibu perhatikan soal irigasi. Kalau perlu, tinggalkan dulu pekerjaan lain dan fokus mengurus irigasi. Ironisnya, saat ini Bolmong menjadi tumpuan Sulut untuk swasembada pangan, khususnya beras. Namun kenyataannya, masyarakat Bolmong justru harus membeli beras di Manado. Ini bagaimana ceritanya?” ungkap Yongkie di hadapan Kadis PUPR Deicy Paath.
Yongkie melanjutkan, berdasarkan pengamatannya di lapangan, terdapat sejumlah lokasi irigasi yang kondisinya memprihatinkan dan tak kunjung diperbaiki. Bahkan, ada satu lokasi yang enggan lagi ia kunjungi karena dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun terakhir, meski sudah sekitar enam kali dikunjungi, tidak ada perbaikan yang dilakukan.
“Secara teknis tentu ibu lebih paham soal ini. Bahkan ada Bendungan juga perlu diperbaiki. Kalau anggarannya sekitar Rp5 sampai Rp6 miliar, seharusnya bisa dialokasikan, karena manfaat bendungan ini sangat besar untuk mendukung swasembada pangan. Saat ini masyarakat sudah luar biasa, mereka sudah menanam nilam, bahkan jagung,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa terdapat sembilan kewenangan provinsi terkait irigasi di Bolmong yang perlu mendapat perhatian khusus. “Mohon hal ini benar-benar diperhatikan,” tegas Yongkie.
Pernyataan Yongkie tersebut turut diperkuat oleh Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapojos, yang menegaskan bahwa apa yang disampaikan merupakan masukan konstruktif demi perbaikan ke depan.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPR Sulut, Deicy Paath, tampak beberapa kali mengangguk sebagai bentuk respons. Ia juga terlihat mencatat sejumlah masukan yang disampaikan dalam rapat tersebut. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post