Talaud, Barta1.com – Pembangunan tanggul yang berada di belakang SDN 684 Bawunian dinilai dikerjakan secara asal-asalan oleh CV Permata Hijau selaku pelaksana proyek, Rabu (31/12/2025).
Pembangunan tanggul yang dikerjakan oleh CV Permata Hijau ini 1 mata anggaran dengan paket pekerjaan dengan rehabiliras 6 ruang kelas SDN 684 dengan pagu anggaran Rp.1.051.504.505
Dari informasi yang diperoleh, pekerjaan pembangunan tanggul ini diduga kuat tidak dikerjakan sesuai mekanisme. Pasalnya, sloof dan tiang kolom tidak dicor tetapi langsung ditimbun dengan batu. Dugaan ini semakin menguat ketika dikroscek langsung di lapangan, dimana tidak nampak tonjolan sloof dan tiang kolom.
“Pekerjaan itu terkesan dikerjakan secara asal-asalan. Mungkin karena lokasinya agak tersembunyi sehingga praktek tersebut dikerjakan secara berani,” ungkap sumber yang namanya enggan disebutkan.

Terpisah, Koordinator Indonesia Timur LPKPK, Amir Pontoh meminta agar aparat penegak hukum segera memanggil pihak CV Permata Hijau selaku pelaksana dan diproses hukum.
“Segera dipanggil kontraktornya. Karena ini merupakan perbuatan yang merugikan negara dan masyarakat,” tegas Pontoh.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak CV Permata Hijau saat dikonfirmasi via pesan WA di nomor 08239343xxxx sejak Minggu (28/12/2025), pesan sudah terkirim namun belum direspon.
Peliput: Evan Taarae


Discussion about this post