Jeneponto, Barta1.com – Dalam semangat memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, PLN Group di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menginisiasi aksi kolaboratif penanaman 10.150 pohon di Kabupaten Jeneponto baru-baru.
Gerakan nasional bertajuk Roots of Energy ini melibatkan 320 pegawai PLN Group, 180 personel TNI-POLRI, serta partisipasi aktif dari masyarakat dan komunitas lingkungan setempat.
Aksi massal penghijauan ini dipusatkan di Kecamatan Bangkala, Jeneponto, sebuah wilayah yang dikenal rentan terhadap kekeringan. Ribuan bibit pohon ditanam di lahan kritis sebagai upaya konkret untuk menekan laju erosi, meningkatkan kualitas udara, sekaligus memperkuat ekosistem lokal yang terancam.
General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Edyansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan prinsip keberlanjutan perusahaan dalam menyediakan energi bersih bagi masyarakat dan sejalan dengan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Hari Menanam Pohon Indonesia menjadi momentum penting bagi kita untuk kembali menguatkan akar-akar energi yang bukan hanya bersumber dari pembangkit listrik, tetapi juga dari alam yang harus kita jaga bersama,” ujar Edyansyah.
Ia menambahkan, penanaman 10.150 pohon ini diharapkan menjadikan ekosistem Jeneponto lebih kuat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
Bupati Jeneponto, Paris Yasir, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif kolaboratif PLN. Ia menegaskan bahwa program reboisasi ini sangat dibutuhkan oleh daerahnya, terutama dalam menghadapi isu kekeringan.
“Program penanaman pohon ini sangat dibutuhkan, terutama bagi daerah kami yang memiliki banyak wilayah rawan kekeringan. Kehadiran PLN tidak hanya menghadirkan energi bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan harapan bagi keberlanjutan lingkungan,” ungkap Paris Yasir di lokasi penanaman.
Paris Yasir menambahkan, kegiatan ini adalah salah satu agenda yang sangat dinantikan karena dampaknya yang positif bagi lingkungan Jeneponto di masa mendatang. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen PLN Group, perwakilan TNI-POLRI, dan berbagai komunitas lingkungan.
Edyansyah juga menekankan penanaman pohon ini merupakan langkah konkret PLN untuk menekan jejak karbon dan mendukung visi transisi menuju energi hijau. Ketahanan energi masa depan sangat bergantung pada keberlanjutan ekosistem saat ini.
“Listrik adalah denyut nadi pembangunan. Namun kita semua menyadari bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat tercapai jika pertumbuhan energi berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan,” kata Edyansyah.
Sebagai informasi, sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan yang terintegrasi dengan Jeneponto saat ini memiliki cadangan daya yang memadai untuk menopang pembangunan regional, namun PLN tetap berpegang pada visi bahwa kelestarian alam adalah fondasi dari keberlanjutan pasokan energi itu sendiri.
Melalui kegiatan Roots of Energy, PLN Group di Sulawesi Selatan mempertegas bahwa komitmennya melampaui penyediaan listrik, yakni bertanggung jawab dalam menjaga bumi, masyarakat, dan membangun masa depan yang hijau serta lebih baik bagi generasi berikutnya. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post