Semarang, Barta1.com – Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY meluncurkan gerakan Roots of Energy dengan menanam 600 bibit pohon alpukat, baru-baru.
Aksi ini dilakukan di Dusun Talun, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, sebagai wujud nyata komitmen korporasi terhadap kelestarian lingkungan dan ekonomi lokal.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Moh. Sarno, menegaskan bahwa kegiatan ini membawa pesan filosofis yang mendalam, menghubungkan penyediaan listrik dengan keberlanjutan alam.
“Di sini PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga memastikan bahwa energi berjalan beriringan dengan kelestarian alam. Roots of Energy adalah pesan bahwa masa depan harus hijau, sehat, dan layak dinikmati generasi mendatang,” tutur Sarno.
Pemilihan pohon alpukat (Persea americana) bukan tanpa alasan, selain fungsi ekologisnya, buah alpukat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar yang dikelola oleh Kelompok Tani Muda Utomo Lestari.
Dengan demikian, program ini didesain sebagai konservasi berkelanjutan yang tidak berhenti pada seremoni penanaman, melainkan terus dipelihara karena memberikan manfaat sosial dan pendapatan.
Lokasi penanaman yang berada di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tuntang dan Daerah Tangkapan Air (DTA) Rawapening merupakan kawasan yang direkomendasikan sebagai lahan kritis oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) 3.
Upaya rehabilitasi di lokasi ini penting untuk mencegah erosi dan degradasi tanah yang dapat mengancam infrastruktur di hilir.
General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, menyatakan bahwa kesehatan ekosistem sangat berpengaruh langsung pada keandalan sistem kelistrikan.
“Kondisi ekologis yang baik berpengaruh langsung pada keandalan sistem kelistrikan, mengurangi risiko gangguan akibat bencana alam atau degradasi lingkungan,” ujar Bramantyo, menegaskan keterkaitan erat antara lingkungan dan keandalan operasional PLN.
Aksi penanaman 600 pohon ini menjadi bagian dari gerakan nasional PLN Group yang dilaksanakan secara serentak, menunjukkan skala komitmen PLN yang masif dan terstruktur di seluruh wilayah Indonesia.
PLN berharap kolaborasi dengan berbagai mitra, khususnya akademisi dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), dapat memastikan metode penanaman dan pemeliharaan yang sesuai dengan kaidah konservasi, sehingga memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta ketahanan air di wilayah Jawa Tengah dan DIY. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post