• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

OM TOAR: Rumah Oleh-Oleh Bernuansa Budaya Sulawesi Utara yang Hadir Membawa Cerita

by Meikel Eki Pontolondo
30 November 2025
in Edukasi
0
Pimpinan Polimdo dan Founder OM TOAR. (foto: Meikel/Barta)

Pimpinan Polimdo dan Founder OM TOAR. (foto: Meikel/Barta)

0
SHARES
190
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Di tengah hiruk-pikuk Kota Manado, hadir sebuah tempat baru yang bukan sekadar lokasi untuk membeli oleh-oleh, tetapi juga ruang yang menyimpan cerita, cita rasa, dan budaya Sulawesi Utara. Toko Oleh-oleh OM TOAR berdiri dengan satu harapan besar: memperkenalkan kekayaan budaya Sulut melalui berbagai produk lokal yang autentik, mulai dari makanan khas, kerajinan tangan, lukisan, hingga cendera mata bermakna.

Cakalang Fufu produk di toko Oleh - oleh OM TOAR. (foto: Meikel/Barta)
Cakalang Fufu produk di toko Oleh – oleh OM TOAR. (foto: Meikel/Barta)

Founder OM TOAR, Suriana, mengisahkan bagaimana ide ini tercipta. “OM TOAR hadir dari sebuah obrolan santai. Kami berpikir, bagaimana caranya membuat sesuatu yang dapat memperkenalkan ciri khas Provinsi Sulut dengan cara yang berbeda.”

Berbagai Produk Khas Sulawesi Utara di OM TOAR. (foto: Meikel /Barta1..com)
Berbagai Produk Khas Sulawesi Utara di OM TOAR. (foto: Meikel /Barta1..com

“Tidak hanya menjadi etalase budaya, OM TOAR juga punya misi memberdayakan UMKM lokal. Banyak UMKM Sulut yang belum tersentuh perhatian lebih. Di sini, kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk menampung dan memperkenalkan produk mereka,” kata Suriana saat ditemui di toko OM TOAR, berlamat di Jalan A.A. Maramis No.Km. 8, Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, tepatnya depan Kantor BKN Manado.

Berbagai Produk Khas Sulawesi Utara di OM TOAR. (foto: Meikel /Barta1..com
Berbagai Produk Khas Sulawesi Utara di OM TOAR. (foto: Meikel /Barta1..com

Sambil tersenyum.
Pemilihan nama OM TOAR pun punya makna tersendiri. “Banyak toko oleh-oleh memakai nama perempuan. Kami ingin nuansa berbeda dengan memilih nama lelaki yang sangat identik dengan budaya Manado, yaitu TOAR. Kami ingin warisan budaya itu kembali diangkat dan dikenalkan,” tambahnya.

Berbagai Produk Khas Sulawesi Utara di OM TOAR. (foto: Meikel /Barta1..com
Berbagai Produk Khas Sulawesi Utara di OM TOAR. (foto: Meikel /Barta1..com

“OM TOAR bukan hanya toko, tetapi wadah untuk berkegiatan dan berkarya. Saat ini, kami memiliki produk unggulan hasil kolaborasi bersama Politeknik Negeri Manado, terutama olahan ikan dan cakalang fufu dari Lyvia. Sebagian besar produk yang dipajang pun merupakan hasil binaan Bank Indonesia, yang telah terkurasi dan terjamin kualitasnya. Kami percaya diri memasarkan produk ini karena semuanya sudah melewati proses pembinaan yang baik,” ungkap Suriana.

Target pasar OM TOAR beragam, mulai dari masyarakat lokal, wisatawan Nusantara, hingga turis asing dari Jepang, Korea, dan Cina. “Kami ingin orang datang ke OM TOAR bukan hanya untuk makanan, tapi juga untuk souvenir yang menonjolkan budaya di daerah Sulut ini, berupa lukisan, kerajinan, hingga cendramata khas daerah.”

“Ke depan, OM TOAR juga akan menghadirkan berbagai kegiatan menarik, salah satunya event melukis yang akan menjadi kejutan bagi para pengunjung,” terangnya.

Suriana menutup dengan harapan besar. “Semoga OM TOAR dikenal luas, dan menjadi tempat wajib dikunjungi saat berada di Manado. Kami ingin membuka lapangan kerja, memberdayakan UMKM, serta menjadi bagian dari pelestarian budaya Sulut.”

“OM TOAR bukan sekadar toko oleh-oleh, tetapi rumah bagi cerita, karya, dan kebanggaan Provinsi Sulut, ” pungkasnya. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Founder SurianamanadoOleh - oleh Manadopaniki bawahToko OM TOAR
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Ketua Tim Peneliti Polimdo Berdikari, Arifmanuel Kolondam SE., MSi saat memperkenalkan alat dan hasil cakalang fufu yang berkualitas. (foto: Meikel/Barta)

Polimdo Hadirkan Teknologi Tepat Guna FUTURE, Bahan Terbaik untuk Pengolahan Cakalang Fufu

Discussion about this post

Berita Terkini

  • BNPB ke Bupati Sitaro: Jangan Intervensi Belanja Material! 2 Mei 2026
  • Polisi Fasilitasi Perdamaian Dua Kelompok Pemuda di Kota Bitung 1 Mei 2026
  • Nobar “Pesta Babi” di Manado: Cermin Luka Papua, Alarm bagi Sulawesi Utara 1 Mei 2026
  • Polres Bitung Amankan Pelepasan Jamaah Haji dengan Pelayanan Terbaik 1 Mei 2026
  • May Day 2026, Hengky Honandar: Momentum Perkuat Dialog Tripartit dan Lindungi Hak Buruh 1 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In