Bantul, Barta1.com – PT PLN (Persero) mengumumkan telah mengaliri listrik bagi lebih dari 8.000 keluarga prasejahtera di berbagai penjuru Indonesia melalui program spesial Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80.
Program bertajuk “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” ini merupakan wujud nyata komitmen PLN untuk memperluas akses energi berkeadilan, memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati penerangan.
Acara simbolis dimulainya program masif ini dipusatkan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini. Sebanyak 11 rumah warga prasejahtera di Bantul menjadi penerima manfaat pertama, menandai hadirnya cahaya dan semangat baru bagi keluarga yang selama ini terpaksa hidup dalam kegelapan. Momen ini sekaligus menjadi penegasan bahwa HLN ke-80 dirayakan dengan tindakan nyata yang berpihak pada kemanusiaan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan inisiatif ini bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, program ini didorong oleh semangat gotong royong dan kepedulian seluruh insan PLN di seluruh Indonesia.
Darmawan menegaskan bahwa perayaan HLN tahun ini difokuskan untuk membawa terang bagi masyarakat yang kurang beruntung agar dapat memiliki sambungan listrik sendiri, alih-alih menggelar acara besar-besaran.
“Bantuan yang berasal dari gerakan kolektif ini bukan hanya soal menyalakan listrik, tapi soal menyalakan harapan,” ujar Darmawan.
Ia menambahkan, selama masih ada satu rumah tangga di Indonesia yang belum menikmati listrik, pekerjaan PLN belum tuntas. Komitmen ini selaras dengan upaya pemerintah mencapai target Rasio Elektrifikasi 100% di seluruh negeri.
Secara nasional, upaya PLN ini signifikan dalam menuntaskan sisa pekerjaan rumah elektrifikasi. Berdasarkan data terbaru, Rasio Elektrifikasi (RE) Indonesia telah mencapai 99,83% pada akhir tahun 2024.
Artinya, meskipun capaian sudah sangat tinggi, masih ada sekitar 0,17% rumah tangga yang belum berlistrik, yang sebagian besar terkendala kondisi ekonomi atau geografis yang ekstrem. Program seperti ini menjadi solusi konkret bagi kelompok prasejahtera yang tinggal di dekat jaringan listrik namun terkendala biaya pasang baru.
Di Kabupaten Bantul sendiri, sektor kelistrikan menunjukkan peranan vital dalam perekonomian lokal, di mana lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas mencatat laju pertumbuhan tertinggi.
Data tahun 2021 menunjukkan PLN telah melayani 381.288 pelanggan di Bantul dengan total daya terpasang sebesar 500.557,86 KW. Penambahan 11 sambungan baru ini, meskipun kecil secara kuantitas, menunjukkan fokus pada pemerataan hingga ke tingkat rumah tangga termiskin di wilayah yang secara umum sudah memiliki infrastruktur maju.
Ke depannya, PLN berkomitmen untuk terus berjuang menuntaskan elektrifikasi hingga ke pelosok negeri. Program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” yang memberikan sambungan listrik gratis ini dipandang sebagai model ideal dalam peringatan Hari Listrik Nasional sebagai momen yang membawa terang dan harapan baru bagi seluruh rakyat Indonesia. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post