Manado, Barta1.com – Pencapaian Kontingen Kabupaten Kepulauan Sitaro di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulut tahun 2025 benar-benar di luar ekspektasi. Buktinya, 12 medali emas berhasil ditorehkan para atlet dan pejuang olahraga Sitaro yakni 6 emas dari panjat tebing, 2 emas wushu, 2 emas tinju, 1 emas karate, dan 1 emas lagi dari E-Sport.
Jika dibandingkan dengan pelaksanaan Porprov XI di Bolmong lalu hanya mampu merebut 4 medali emas. Bisa dikata hasil kali ini adalah dua kali lipat dari prestasi lalu dan membuktikan pembinaan olahraga di Sitaro melalui Bupati Chyntia Kalangit dan Wabup Heronimus Makainas terjadi peningkatan signifikan.
Apalagi Bupati Chyntia Kalangit sekaligus Ketua Umum KONI Sitaro sehingga makin lengkap upaya serius dalam membangun olahraga di tanah Karangetang Mandolokang Kolo-Kolo. “Saya memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet dan tim pelatih sekaligus pengurus cabor. Hasil yang diraih ini adalah pencapaian luar biasa dan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Sitaro. Ini bukti bahwa dengan kerja keras dan disiplin, kita bisa bersaing di level provinsi,” ujar Bupati Chyntia.
Ia berharap semua pihak jangan berpuas diri dengan pencapaian ini, mari segera berbenah dan dikembangkan terus olahraga di daerah. “Jika sekarang yang berprestasi adalah panjat tebing, tinju, wushu, karate, dan E-Sport yang meraih emas, berharap cabor lain di waktu mendatang mendulang prestasi yang sama. Kita akan evaluasi dan benahi bersama untuk kemajuan olahraga Sitaro ke depan,“ katanya.
Hingga penutupan Porprov salah satu daerah yang dinilai berhasil dalam peningkatan olahraga di daerah adalah Sitaro, Dengan capaian 12 emas, 19 perak, 27 perunggu dan berada di peringkat 8 dari seluruh kabupaten/kota di Sulut. Sedangkan juara umum diraih tuan rumah Manado.
MINAHASA & TOMOHON TUAN RUMAH 2027
Pelaksanaan Porprov terbesar Sulut berakhir dengan paripurna di Stadion Klabat, Senin (24/11/2025). Sebelumnya berlangsung partai final sepak bola antara Manado vs Talaud yang dimenangkan anak-anak Porodisa dengan skor 2-1. Dalam closing ceremony meriah itu Gubernur Sulut Yulius Stevanus, memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, ofisial, panitia, serta pemerintah kabupaten/kota yang telah berkontribusi pada suksesnya pelaksanaan Porprov yang dihelat selama 11 hari. “Tentu kepada Ketua Umum Panitia Pelaksana ini telah suksesnya kegiatan ini. Terima kasih dan selamat untuk kita semua,” ujarnya.
Gubernur menegaskan bahwa Porprov XII berjalan aman, lancar, dan penuh sportivitas tanpa adanya laporan cedera serius. Menurutnya, semangat dan keakraban antar kontingen tetap terjaga di tengah persaingan prestasi yang ketat. “Saya sangat bangga melihat semangat dari seluruh cabang olahraga, kabupaten dan kota. Banyak potensi besar yang saya lihat sepanjang Porprov ini,” ungkapnya.
Gubernur Yulius juga menilai banyak atlet yang tampil impresif dan layak dipersiapkan untuk ajang yang lebih besar, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk melakukan pembinaan atlet secara menyeluruh. “Saya ingin kita menyiapkan diri menuju PON. Target kita masuk 10 besar. Pemerintah akan memfasilitasi untuk melahirkan para juara,” tegasnya.
Wakil Ketua PB Percasi itu meminta KONI Sulut dan seluruh pengurus cabang olahraga melakukan seleksi ketat serta menghadirkan pelatih terbaik, bahkan jika perlu mendatangkan pelatih dari luar daerah.
Selain itu, Gubernur Yulius mengumumkan bahwa Manado akan menjadi tuan rumah PON Bela Diri pada Juni 2026, disusul beberapa kejuaraan nasional lain seperti tarung derajat dan panahan. “Sepanjang tahun kita akan menggelar kompetisi untuk mempersiapkan atlet,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Pelaksana Porprov XII sekaligus Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, melaporkan bahwa Porprov XII dimulai dengan cabang sepakbola pada 13 November 2025 dan dibuka secara resmi pada 19 November 2025.
Event ini mempertandingkan 34 cabang olahraga, menjadwalkan 405 nomor, dan berhasil melaksanakan 402 nomor pertandingan, sementara 3 nomor lainnya dibatalkan karena minim peserta. Total terdapat 497 atlet dan 1.224 official yang terlibat.
Sualang memberikan apresiasi kepada semua kepala daerah, KONI Sulut, panitia, dan Pemerintah Kota Manado atas kerja keras yang telah dicurahkan dalam menyukseskan ajang olahraga terbesar di Sulawesi Utara tersebut. “Semua atlet telah menunjukkan kemampuan terbaik. Ada yang meraih medali, ada yang belum, namun semuanya adalah kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.
Diketahui, Porprov XIII dijadwalkan akan digelar di Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon sebagai tuan rumah berikutnya.
DATA PERAIH EMAS SITARO
Panjat Tebing
- Speed Perorangan Putri (Christiani Alfa Mumu)
- Speed Beregu Campuran (Rafael Dalughu dan Aprilia Dalughu)
- Boulder Beregu Putri (syalomita Pesik, Christiana Omega Mumu, Aprilia Dalughu, Meilani Karundeng)
- Boulder Perorangam Putri (Christiani Alfa Mumu)
- Boulder Perorangan Putra (Leon Pesik)
- Lead Beregu Campuran (Leon Pesik dan Christiana Omega Mumu)
Tinju
-Excel Karimela – Kelas 48 Kg Elite Man
-Sandra Sede – Kelas 57 Kg Elite Women
Karate
Marchelino Tubongkasi, Kumite +84 Kg Putra
Wushu
-Nomor Dulian Putra (Chavi Kgaho dan Delvine Tamara)
-Sanda Putra 56 Kg (Daniel Berlianmansta)
E-Sport
-Free Fire (Christio Jefta Putra Waworuntu, Jibril Andrio Leung, Rizky Andry Kaesang, Rafael Gabriel Yahzel Lumi, dan Valentino Martaoli)
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post