Manado, Barta1.com – Mahasiswa Jurusan (Himaju) Administrasi Bisnis (AB) Politeknik Negeri Manado (Polimdo) belum lama ini menggelar Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa (LKMM) yang berlangsung di Ruangan Ormawa Polimdo, Jumat–Sabtu (14–15/11/2025).

Ketua Himaju AB Polimdo, Revival Apricardo Mansihoere, mengatakan bahwa kegiatan LKMM merupakan rangkaian program jurusan yang bertujuan mempersiapkan calon anggota Himaju menjadi pemimpin yang efektif, baik di lingkungan akademik maupun sosial.

“Keterampilan yang diperoleh sangat bermanfaat untuk membangun karakter, kapasitas manajerial, serta kecakapan sosial yang dibutuhkan dalam organisasi maupun kehidupan sehari-hari,” ujar Revival.
Pada kegiatan ini, sebanyak 94 mahasiswa terlibat dan mendapatkan beragam materi pengembangan diri, di antaranya:
Green Digital Marketing oleh Sekretaris Jurusan, Arifmanuel Kolondam, SE., MM, Kepemimpinan oleh mantan Ketua Himaju AB periode 2024/2025, manajemen Organisasi oleh Meikel Pontolondo, SST, alumni Himaju AB Polimdo angkatan 2013, serta teknik Persidangan oleh Golden Karundeng, alumni angkatan 2020 sekaligus mantan Ketua Dena Polimdo.
Tahun ini LKMM mengusung tema: “LEAD & CREATE: Membentuk Mahasiswa Kreatif dan Berdampak untuk Menciptakan Nilai Jual Hijau dalam Pemasaran Digital.”
Revival menjelaskan bahwa Himaju AB Polimdo berkomitmen menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang berorientasi pada inovasi, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan lingkungan.
“Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan manajerial dan kepemimpinan, tetapi juga mendorong kreativitas mahasiswa dalam merancang strategi pemasaran digital yang berdampak positif,” tuturnya.
Melalui LKMM, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan nilai kepemimpinan, kreativitas, serta keberlanjutan dalam setiap tindakan dan gagasan yang mereka kembangkan.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkolaborasi, berbagi ide, dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat. Dengan semangat lead and create, kami berharap lahir generasi yang tidak hanya mampu memimpin dengan visi, tetapi juga menciptakan karya bermakna dan berkelanjutan,” tambah Revival.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula aksi penanaman 70 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata di Desa Wori, Kabupaten Minahasa Utara, pada Sabtu (22/11/2025).
Dalam sambutan yang disampaikan melalui Dr. Robby T. Mamusung, SE., MM, Ketua Jurusan Diana Maramis dan Sekretaris Jurusan Arifmanuel Kolondam menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan tema nasional pendidikan tinggi tahun ini, yakni “Pendidikan Tinggi Berdampak.”
“Ketika mahasiswa melakukan penanaman mangrove, itu merupakan bagian dari perguruan tinggi yang berdampak, upaya nyata melestarikan hutan mangrove yang menjadi aset penting di sektor pariwisata,” jelas Dr. Robby.
Ia juga mengapresiasi komitmen mahasiswa dalam menjaga lingkungan.
“Ini tanggung jawab generasi milenial. Jangan sampai anak cucu kita kelak tidak lagi melihat mangrove.”
Penanaman mangrove ini juga menjadi bagian dari Project Based Learning (PBL), dan pimpinan jurusan berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin.
Total sebanyak 83 mahasiswa turut melanjutkan aksi penanaman bibit mangrove tersebut. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post