Manado, Barta1.com – Dahaga pencita sepak bola Sulawesi Utara kembali bergairah. Ya, itu ditandai dengan dilaunchingnya Persma Manado 1960 di Lapangan KONI Manado, Rabu (12/11/2025) sore. Persma yang dulunya berlaga di papan atas Liga Indonesia adalah klub perserikatan bernama Persatuan Sepak Bola Manado (Persma) tanpa embel-embel 1960. Namun karena kala itu manajemen Persma bermasalah terkait hutang gaji pemain, termasuk pemain asing hingga tembus laporannya ke FIFA.
Pelak saja oleh organisasi tertinggi sepak bola dunia ini menghukum Persma untuk tidak boleh tampil di kompetisi sepak bola Indonesia dalam level apapun, kecuali membayar semua hutang gaji pemain tersebut. Konon kabarnya hutang mencapai ratusan juta. Alih-alih membayar gaji pemain, maka muncul lah Persma Manado 1960, mengingat Persma memang lahir ditahun itu.
Atmosfer sepak bola Sulut di era 1997 hingga awal 2000-an yang begitu perkasa dengan tampilnya tiga tim di papan atas Liga Indonesia yakni Persma Manado, Persmin Minahasa dan Persibom Bolaang Mongondow. Kini, Persmin bercocol di Liga 3, sedangkan Persibom dan Persma harus merangkak dari level paling bawah yakni Liga 4.
Ismed Sofyan yang masuk dalam manajemen Persma Manado 1960 menyampaikan dukungan semua pihak akan membangun Persma Manado 1960 ke depan adalah kunci. Meski harus memulai dari Liga 4 Regional Sulut tapi percaya jika semua kompak akan mampu melewati itu. “Kemudian kita akan cari kedalaman skuad untuk mampu bersaing nanti dan bisa lolos ke level berikut sesuai keinginan pak gubernur dan masyarakat Sulut,” ujar mantan bek kanan legendaris timnas Indonesia dan Persija Jakarta asal Aceh ini.
Sementara Gubernur Sulut, Yulius Selvanus menyampaikan saat launching Persma Manado 1960 bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut memberikan dukungan penuh setipa langkah pembinaan olahraga di Sulut, termasuk Persma Manado1960 yang kini tengah berbenah menuju era baru. ”Semoga manajemen mampu berkomitmen menjadikan klub ini sebagai wadah pembinaan talenta lokal sekaligus memperkuat citra sepak bola Sulut di kancah nasional,” katanya.
FIRMAN UTINA CS ‘CUKUR’ PERSMA ALL STAR
Menarik, sebelum pelaksanaan launching yang cukup meriah dan disaksikan ribuan warga itu ditandai dengan laga persahabatan antara Persija Glory dan Persma All Star. Laga dua tim uzur mampu memberi hiburan kepada bola mania yang datang sore itu.
Awal babak pertama baru dimulai Persija yang dimotori mantan kapten dan gelandang terbaik Indonesia Firman Utina langsung menguasai pertandingan. Umpan-umpan pendek terukur rupanya cukup jitu mengecoh pertahanan Persma yang digalang Hans Beslar, Rudi Onu, Arifin Adrian dan Mat Khan. Benar saja, kiper Hendra Pandeynuwu langsung memungut bola dari gawangnya setelah sontekan Vennard Hutabarat. Veve yang kini sukses sebagai komentator sepak bola nasional ini menerima umpan terukur dari Khair Rivo.
Tak berselang lama, gol kedua bagi Persija kembali tercipta. Kali ini melalui kaki Peri Sandria yang tampil ciamik pada laga itu. Mantan top skor Liga Indonesia 1994-95 saat membela Matrans Bandung Raya dengan 34 gol menerima umpan manja dari Firman Utina. Beruntung memasuki akhir babak pertama, Persma mencuri gol memperkecil ketertinggalan melalui sontekan berkelas dari Frangky Rais. Bek kiri andalan Persma yang kini pegawai di Kantor DPRD Sulut ini pada laga tersebut bermain di lini tengah.
Paruh kedua, para pemain mulai terlihat kelelahan. Persija tetap mengandalkan umpan-umpan pendek sementara Persma sesekali kali memberikan umpan panjang melalui sayap kanan dan kiri. Namun lagi-lagi rapuhnya lini pertahanan membuat Persija kembali mencuri dua gol. Kali ini melalui bek kiri yang mungil namun lincah, Budiman Yunus yang melakukan tembakan keras. Kemudian gol lewat titik putih oleh Peri Sandria. Skor berubah 4-1
Persma memperkecil ketertinggalan melalui Rocky Pontoluli yang mengecoh kiper Persija. Kemudian berselang beberapa menit giliran bek Persma seangkatan Rocky yakni Herry Rosid yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Persija. Hingga peluit wasit Fitrianto, skor 4-3 buat kemenangan tim berjuluk Macan Kemayoran.
DAFTAR MANAJEMEN PERSMA 1960
Presiden Direktur: Harvani Boki
CEO: Ismen Sofyan
Manager Klub: Christian Yokung
Sekretaris Klub: Samuel Patabang
CFO: Viktor Kohar
CMO: Meivo Rumengan
Media Officer: Rhendy Umar
Security Officer: Novie Singal
Match Comm: Ronny Tandililing
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post