Minut, Barta1.com – Demi menjaga kebersihan dan kelestarian Gunung Klabat di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), SPAMU (Solidaritas Pecinta Alam Minahasa Utara) menggelar Lomba Sapu Bersih Sampah yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (7–9 November 2025).

Chandra Mananentung, salah satu panitia pelaksana kegiatan, kepada Barta1.com menjelaskan bahwa lomba ini digagas sebagai upaya nyata untuk mengurangi tumpukan sampah yang semakin mengkhawatirkan di kawasan Gunung Klabat.
“Selain untuk mengurangi penumpukan sampah, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif terhadap kelestarian alam Gunung Klabat, sekaligus mempromosikan pendakian yang bertanggung jawab,” ungkap Chandra.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa perlombaan ini terbuka bagi seluruh pecinta alam di Sulawesi Utara, serta melibatkan berbagai stakeholder yang peduli terhadap kelestarian Gunung Klabat.
“Dari aksi ini, kami berharap hutan dan alam raya Gunung Klabat, yang menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Minut, dapat terjaga dari ancaman kerusakan dan bencana alam, demi kebaikan bersama masyarakat Sulut,” jelasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 11 tim, masing-masing terdiri atas lima orang peserta, dengan total 55 peserta ditambah 7 orang panitia yang bertugas di Pos 6 Gunung Klabat.
Adapun gelar juara berhasil diraih oleh Tim Dembet Adventure Desa Watudambo Minut. “Namun bagi kami, sejatinya semua peserta adalah pemenang. Kemenangan yang sesungguhnya adalah kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata seperti ini,” ujar Chandra.
Dari hasil kegiatan tersebut, sebanyak 469 kilogram sampah berhasil diangkut turun dari Gunung Klabat , sebuah pencapaian yang menunjukkan semangat kepedulian terhadap alam yang luar biasa. (*)
Peliput: Mekel Pontolondo


Discussion about this post