Siau, Barta1.com – Gerak cepat menjawab keresahan masyarakat akan kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam beberapa hari terakhir ini langsung disikapi Pemkab Sitaro. Bupati Chyntia Kalangit dan Wabup Heronimus Makainas melalui Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sitaro Eddy Salindeho langsung melakukan rapat intens dengan stakeholder terkait termasuk pertamina dan APMS pada Senin (13/10/2025).
Hasilnya, semua pihak melalui Tim Pengendali dan Pengawasan Penyaluran BBM Sitaro yang terdiri dari pemkab, kepolisian, kejaksaan dan pertamina untuk turun ke lapangan dan mengecek kondisi yang terjadi. Mengecek sumber masalah sehingga terjadi kelangkaan.
“Yang kami dapati bahwa stok BBM kita cukup. Hanya saja ada masalah pada kapal pengiriman BBM, biasanya dua kapal tapi satu kapal ada masalah, jadi BBM hanya didistribusi mengunakan satu kapal. Kondisi ini kemudian dimanfaatkan oknum masyarakat yang melakukan penimbunan secara sengaja membuat kepanikan warga,” ujar Eddy Salindeho kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).
Sehingga pemerintah kembali mengingatkan kepada masyarakat agar jangan panik dan melakukan penimbunan mengingat sudah mendekati perayaan Natal 25 Desember 2025 dan 1 Januari 2026, pastikan semua berjalan lancar. “Intinya kalau kapal yang menyalurkan BBM stabil pasti tidak ada masalah kelangkaan. Yang kami warning adalah para pengecer agar jangan menimbun BBM,” imbuhnya.
Sementara itu warga meminta pemkab terus melakukan pengawasan di lapangan sehingga bisa mengontrol kelangkaan BBM. “Kami berharap pemerintah dan stakeholder terkait terus melakukan pengawasan,” kata Max Pontoh, warga Sitaro.
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post