Tolitoli, Barta1.com–Dalam momentum Hari Pelanggan Nasional, cahaya harapan kembali hadir di Kabupaten Tolitoli. PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tolitoli resmi menyalurkan listrik berkapasitas 865 kilo Volt Ampere (kVA) untuk PT Kurnia Purnama Mineral (KPM), perusahaan pengolahan mineral yang tengah mengembangkan sayap usahanya di daerah ini.
Penyambungan daya besar ini bukan sekadar aliran listrik, melainkan denyut energi baru yang siap menggerakkan roda industri dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Dengan suplai listrik yang lebih andal, industri mineral di Tolitoli kini berada di jalur percepatan pertumbuhan.
Direktur PT KPM, Salfa Marira, menuturkan bahwa listrik merupakan urat nadi utama dalam proses produksi. Ia menyampaikan apresiasi atas pelayanan cepat dan profesional dari PLN.
“Dengan kecepatan layanan PLN, produktivitas kami meningkat signifikan. Dukungan energi ini tidak hanya mendorong ekspansi perusahaan, tapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman, menegaskan bahwa penyambungan ini adalah wujud komitmen PLN dalam menopang geliat industri daerah.
Ia menekankan bahwa Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum penting untuk menghadirkan pelayanan yang lebih prima.
“Penyambungan daya 865 kVA ini bukan hanya soal teknis. Ini adalah bagian dari upaya PLN menciptakan ekosistem investasi yang sehat di Tolitoli. Kami ingin memastikan listrik yang andal hadir untuk menggerakkan sektor-sektor strategis,” jelas Usman.
Lebih jauh, Usman menyebut penyambungan pelanggan industri berdaya besar adalah bukti kesiapan PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dengan pasokan listrik yang stabil, PT KPM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksinya, menyerap lebih banyak tenaga kerja, serta memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah hingga nasional.
Di sisi lain, Manager PLN UP3 Tolitoli, Icuk Sulistianto, membeberkan bahwa keberhasilan penyambungan tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor. Mulai dari survei teknis, penyiapan jaringan, hingga instalasi infrastruktur dilakukan secara cepat, efisien, dan sesuai standar pelayanan.
“Kami tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tapi mitra strategis bagi industri lokal. Semua proses dijalankan transparan, agar pelanggan merasa mendapat layanan yang pasti, aman, dan tepat waktu,” kata Icuk.
Hadirnya energi listrik yang andal bagi PT KPM turut memunculkan efek berganda di sekitar lokasi. Keberadaan industri yang beroperasi penuh mampu menyerap tenaga kerja lokal, meningkatkan perputaran ekonomi, sekaligus memperkuat posisi Tolitoli sebagai salah satu wilayah investasi potensial di Sulawesi Tengah.
PLN juga memastikan langkah ini sejalan dengan transformasi layanan berbasis digital. Digitalisasi sistem, peningkatan infrastruktur jaringan, serta sinergi dengan pemerintah daerah terus digencarkan agar listrik benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang inklusif.
Tak hanya fokus pada industri, PLN UP3 Tolitoli menekankan bahwa setiap kilowatt energi yang tersalurkan adalah bagian dari misi besar: menghadirkan listrik untuk kehidupan yang lebih baik. Dengan daya yang lebih besar, industri berkembang; dengan layanan yang lebih cepat, masyarakat pun merasakan manfaat nyata.
“Energi adalah fondasi peradaban. Di Tolitoli, PLN menghadirkan energi bukan hanya untuk mesin dan pabrik, tetapi juga untuk menyalakan harapan, membangun ekonomi, dan meneguhkan masa depan,” pungkas Usman, menutup momentum bersejarah di Hari Pelanggan Nasional 2025 ini. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post