Manado, Barta1.com – Mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menunjukkan kontribusinya kepada masyarakat melalui program pengabdian berbasis masyarakat. Kali ini, mereka hadir di Gereja GMIM Golgota Malendeng dengan menghadirkan solusi penerangan berbasis energi terbarukan.

Puluhan mahasiswa dari Jurusan Teknik Elektro Polimdo turun langsung dalam kegiatan ini. Mereka mengaplikasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk menerangi area tangga menuju gereja, yang selama ini menjadi keresahan warga karena gelap dan membahayakan, terutama bagi para lansia.

Kegiatan ini dipimpin oleh Deitje Sofie Pongoh, S.T., M.Pd, selaku Ketua Tim Pengabdian, bersama para dosen anggota tim yakni Maya E. I. Munaiseche, S.S., M.Hum, Leony Ariesta Wenno, S.T., M.Eng, Arnold Rondonuwu, S.ST., M.Pd, Tracy M. Kereh, ST., MT., Sintya Paula Junaedy, SH., M.H., Marson J. Budiman., SST., MT (Kajur Elektro Polimdo), Julianus G Daud, ST., MT, Deby C. Sendow, ss., M.Pd., Johan Pongoh, SST., MT., Ir. Luther Mappadag, MT, Tjerie Pangemanan, ST., M.Pd, Dr. Steven Runtuwene, SST., M.Eng, Venny V Ponggawa, SST.,MT, Fanny Doringin, SST,MT, Josephin Sundah,SST., MT, Dr. Besti Rooroh, M.Pd, Laela Worotikan, S.Ag., M.PdI, Nathaniel L Bijang, SST., MT, Samsu Tuwongkesong, ST.,MT, Muchdar D. Patabo,ST., MT, Fitria C. Lahinta, SST., MT, Siti Kumaidah, S.Tr.T, Oldi Malfri Lambonan, S.Pd., M.Pd, Edwin SA Lumenon, ST, MIT, Assyadiva Annisa, S. Tr.T, Frangki G. Manoppo, S.T., M.Kom, dan Billy J. Waworuntu, S.Pd., M.Kom.
Dari persiapan hingga pemasangan tim Polimdo dibantu oleh Jemaat setempat, yakni Tony Kurtis Timpua, SPd.MKes, selaku ketua HAKLI Provinsi Sulut. Ini bagian dari kolaborasi yang membangun dan benar – benar memberikan manfaaat yang nyata bagi Jemaat GMIM Golgota berserta masyarakat sekitar.

Deitje Sofie Pongoh menjelaskan bahwa keluhan warga terkait minimnya penerangan di tangga gereja sudah sering terdengar, terutama dari kalangan lanjut usia.

“Banyak lansia yang mengaku kesulitan saat harus menaiki atau menuruni tangga gereja di malam hari karena gelap. Ini tentu sangat membahayakan,” jelas Deitje kepada Barta1.com.

Berangkat dari keresahan tersebut, tim dari Jurusan Teknik Elektro Polimdo menggagas solusi melalui pemasangan PLTS. Upaya ini tidak hanya menjadi bentuk nyata pengabdian berbasis masyarakat, tapi juga sekaligus menjadi wadah penerapan ilmu dan teknologi tepat guna.
Respon Jemaat GMIM Golgota Malendeng dan masyarakat setempat sangat positif. Setelah sistem PLTS berhasil dipasang dan lampu-lampu mulai menyala terang di malam hari, warga mengaku sangat terbantukan.
Bahkan, Pendeta Josefien L. Walingkas – Wagey, S.Th, selaku ketua Jemaat GMIM Golgota Malendeng, beserta BPMJ menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak Polimdo, terutama bagi Direktur Dra Mareyke Alelo, MBA.
“Kami sangat bersyukur. Penerangan ini benar-benar membantu jemaat, terutama saat memasuki gereja di malam hari. Terima kasih banyak kepada direktur Polimdo, Dra Mareyke Alelo, MBA beserta jajaran atas bantuannya,” ujar Pdt. Josefien, seperti disampaikan kembali oleh Deitje Pongoh.
Pengabdian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat dapat menghasilkan solusi nyata atas permasalahan sehari-hari. Sekaligus menjadi pengingat bahwa ilmu dan teknologi semestinya hadir untuk menjawab kebutuhan publik. (*)
Editor: Meikel Pontolondo


Discussion about this post