Manado, Barta1.com – Suasana hangat namun penuh harap merebak di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Selasa (23/07/2025), ketika Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menyampaikan empati kepada masyarakat terdampak kebakaran kapal KM. Barcelona VA. Yulius juga membangun komitmen memperbaiki jaringan listrik pulau-pulau di Kabupaten Minahasa Utara.
Dalam suasana resmi namun penuh nuansa kemanusiaan, gubernur tak sekadar datang membawa kata-kata, tetapi juga komitmen kuat dari pemerintah provinsi.
“Saya mendengar langsung suara dari masyarakat, khususnya para nelayan yang telah membantu saat peristiwa kebakaran. Kebutuhan akan listrik bukan hanya soal penerangan, tapi soal keselamatan dan keberlangsungan hidup,” ujar Gubernur Yulius, yang disambut dengan anggukan dan tepuk tangan dari para undangan.
Salah satu poin penting dalam pernyataan sang gubernur adalah terkait percepatan penyambungan listrik di Pulau Gangga dan sekitarnya. Ia memastikan, dalam waktu 1×24 jam sejak pengumuman itu, listrik akan kembali menyala.
“Pihak PT. PLN (Persero) Suluttenggo menyatakan siap menyalakan listrik paling cepat sebelum 17 Agustus,” tegasnya sambil menyebut langkah ini sebagai bukti konkret kehadiran negara.
Langkah cepat ini tak lepas dari peran penting sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN. Gubernur Yulius secara terbuka mengapresiasi PT PLN yang dinilai menunjukkan respons cepat dan kepedulian tinggi terhadap kebutuhan warga, terutama di wilayah kepulauan yang selama ini dikenal rentan dalam hal akses energi.
“Ini bukan hanya bentuk kepedulian, tapi juga wujud nyata pemerintah hadir bagi masyarakat,” ujarnya penuh semangat. Gubernur bahkan meminta agar proses realisasi ini dikawal secara bersama-sama oleh seluruh unsur masyarakat dan pemangku kepentingan terkait, agar tidak terhenti di janji.
Kehadiran Gubernur Yulius dalam pertemuan tersebut bukan semata seremoni. Di hadapan masyarakat dan perwakilan PLN, ia menunjukkan gaya kepemimpinan yang mengedepankan aksi. Tak hanya pesan, ia juga memantau langsung kesiapan teknis dari PLN untuk memastikan pelaksanaan janji itu berjalan sesuai waktu.
Pulau Gangga dan sekitarnya, yang sebelumnya sempat mengalami gangguan pasokan listrik, kini kembali mendapat perhatian penuh dari pemerintah. Bagi warga setempat, janji ini bukan sekadar kabar baik—tetapi harapan hidup yang menyala kembali. Listrik berarti penerangan, konektivitas, keamanan laut, bahkan penyelamatan ekonomi mikro.
“Mari kita wujudkan bersama-sama Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan. Torang Samua Basudara,” tutup Gubernur Yulius, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat persaudaraan dan gotong royong dalam membangun daerah kepulauan yang tangguh dan mandiri. (**)
Editor: Ady Putong


Discussion about this post