SANGIHE, BARTA1.COM – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi kebakaran kapal KM Barcelona VA di perairan Talise, Minahasa Utara, yang terjadi Minggu, (20/7/2025). Dalam keterangannya, Thungari menyebut insiden ini sebagai luka kolektif bagi warga Nusa Utara.
“Turut berduka cita bagi saudara-saudara kami di Talaud. Seluruh korban, seluruh keluarga yang mengalami duka cita ini adalah bagian dari duka kita bersama,” ujar Thungari, Senin (21/7/2025).
Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya standar keselamatan pelayaran, khususnya di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada moda transportasi laut. Thungari menyebut telah mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan Dinas Perhubungan Kepulauan Sangihe untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap armada yang beroperasi di wilayahnya.
“Kemarin saya sudah menginstruksikan Kadis Perhubungan untuk turun langsung ke lapangan. Mulai dari pengecekan pelampung keselamatan (life jacket) hingga memastikan standar keselamatan penumpang benar-benar dijalankan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam administrasi manifest kapal. Penumpang diminta membeli tiket secara resmi agar nama mereka terdaftar dalam manifest kapal.
Tak hanya itu, Bupati juga menegaskan larangan membawa barang-barang berbahaya dalam pelayaran, seperti rokok, minuman keras, dan minyak tanah, yang berpotensi memicu kebakaran.
“Keselamatan kapal adalah tanggung jawab bersama. Rokok, miras, minyak tanah, tidak boleh dibawa. Hal-hal seperti ini bisa membahayakan seluruh penumpang,” ujarnya.
KM Barcelona VA diketahui terbakar di perairan Talise saat berlayar menuju Pelabuhan Manado, dari Talaud, pada Minggu siang (20/7/2025). Ratusan penumpang diselamatkan oleh perahu nelayan pulau-pulau sekitar.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post