Amurang, Barta1.com – Tim Peneliti Berdikari dari Politeknik Negeri Manado (Polimdo) mengambil peran aktif dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) 2025–2029. Kegiatan ini berlangsung di Sutan Raja Hotel Amurang, Selasa (15/7/2025).
Tim yang terdiri dari Melky Paendong, SE., MBA; Arief Kumaat, SE., MM; Adelaida Joroh, SE., MM; Andreo Maryadi; I Gede Para Atmaja; dan Stieven Rumokoy ini mempresentasikan hasil riset unggulan mereka yang berjudul: “Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Produksi Gula Semut Berkelanjutan dengan Integrasi Photovoltaic System sebagai Solusi Industri Pertanian Ramah Lingkungan” yang telah diterapkan di Desa Talaitad Utara, Kecamatan Suluun Tareran.
Dalam forum strategis tersebut, Tim Peneliti Berdikari memanfaatkan momentum Musrenbang sebagai wadah sosialisasi dan diseminasi hasil penelitian, khususnya teknologi tepat guna dalam produksi gula semut yang mengandalkan energi terbarukan berbasis photovoltaic (energi surya). Teknologi ini diharapkan mampu menjawab tantangan efisiensi energi, keberlanjutan produksi, dan peningkatan kesejahteraan petani aren lokal.Ketua Tim Peneliti, Melky Paendong, menegaskan pentingnya integrasi inovasi ke dalam kebijakan pembangunan daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa inovasi ini tidak hanya berhenti pada tataran laboratorium atau komunitas terbatas, tetapi menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah secara menyeluruh,” ujarnya.
Selain memperkenalkan teknologi ramah lingkungan, tim juga menyampaikan analisis komprehensif terkait arah pembangunan daerah, indikator makro ekonomi, dan potensi pengembangan sektor pertanian berkelanjutan di Minsel. Rekomendasi yang diberikan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi pedesaan.
Kehadiran Tim Peneliti Berdikari Polimdo menjadi contoh sinergi nyata antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Sebagai informasi, Musrenbang RPJMD merupakan bagian krusial dari proses perencanaan pembangunan lima tahunan Kabupaten Minahasa Selatan. Forum ini menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan arah kebijakan serta program strategis daerah hingga tahun 2029. (*)
Editor: Meikel Pontolondo


Discussion about this post