SANGIHE, BARTA1.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar pelatihan peningkatan kapasitas pemasaran kampung wisata, Selasa, (15/7/2025), di Aula Rumah Jabatan Bupati. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan transformasi pariwisata berkelanjutan melalui sinergi pemerintah dan masyarakat.
Sebanyak 21 desa wisata diundang dalam pelatihan yang dibuka langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari. Ia juga menjadi pemateri pertama dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sangihe, Sonny Kapal serta dua narasumber nasional yang menyampaikan materi secara virtual: Tantowi Yahya dan Cokorda Dewi.
Dalam sambutannya, Thungari menyoroti ketertinggalan sektor pariwisata Sangihe dibanding daerah lain di Indonesia. Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mendorong kemajuan industri pariwisata di wilayah kepulauan tersebut.
“Kita semua sadar bahwa sektor pariwisata kita seakan-akan masih tertinggal jauh dibandingkan dengan kabupaten atau provinsi lain. Tapi hari ini, saya berharap forum ini bisa menjadi ruang bagi ide-ide baru yang segar dari para pemangku kepentingan,” kata Thungari.
Menurut Thungari, pembangunan pariwisata di Sangihe tak bisa hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah daerah. Perlu kolaborasi yang erat dengan warga kampung, pelaku wisata, dan komunitas lokal sebagai pihak yang paling memahami kondisi lapangan.
“Hari ini tidak ada yang lebih pintar atau lebih benar. Semua masukan sangat kami perlukan, terutama dari masyarakat yang hidup dan berkegiatan langsung di desa-desa wisata,” ujarnya.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Sonny Kapal, yang menekankan pentingnya membangun merek kampung wisata yang otentik dan berbasis potensi lokal. Sementara itu, Tantowi Yahya dalam pemaparannya menyampaikan pentingnya menginisiasi transformasi pariwisata. Adapun Cokorda Dewi menekankan strategi pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal sebagai kekuatan utama daya tarik wisatawan.
Thungari menutup sambutannya dengan harapan agar pelatihan ini bisa menjadi titik balik bagi kebangkitan pariwisata Kepulauan Sangihe.
“Pariwisata bukan hanya sektor ekonomi, tapi juga jalan menuju kesejahteraan masyarakat desa. Kita ingin setiap tahun, sektor ini makin maju dan membawa dampak nyata bagi rakyat Sangihe,” tuturnya.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam membangun ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah kepulauan.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post