Siau, Barta1.com – Seragam batik di daerah-daerah menjadi ciri khas bagaimana keanekaragaman budaya yang terpancar dari pakaian tersebut. Kabupaten Kepulauan Sitaro yang kini dipimpin Bupati Chyntia Kalangit dan Wabup Heronimus Makainas tak mau ketinggalan ikut merancang batik baru. Diketahui, batik lama Sitaro dominan warna merah bermotif pala dan sebagainya, kini akan berubah.
Pasalnya, motif dan desain batik yang baru sedang dibahas pemerintah daerah. Itu terlihat saat Wakil Bupati yang memimpin rapat kerja yang digelar di Ruang Sekretaris Daerah.
Menariknya, bukan hanya kepala OPD yang terundang dalam rapat tersebut, para penggiat budaya juga ikut dilibatkan. “Saya merasa ini sangat penting, karena bukan hanya good looking-nya saja yang kita pertimbangkan, tapi juga bagaimana kearifan lokal kita tampilkan di sana,” ujar Makainas, Selasa (17/6/2025) kemarin.
Itulah sebabnya dalam kegiatan rapat ini banyak pihak yang dilibatkan. Tujuannya ialah menampung setiap ide yang berhubungan dengan identitas kedaerahan tanah Karangetang (Siau), Mandolokang (Tagulandang), Kolo-Kolo (Biaro). “Poin yang sering saya tekankan kepada teman-teman yang duduk di pembahasan ini adalah setiap motif harus punya makna dan cerita yang bisa diwariskan lintas generasi, dengan tujuan agar dapat diterima oleh setiap generasi,” ujarnya. “Pada akhirnya, kita ingin ketika orang melihat batik ini, mereka langsung berkata: ini Sitaro!” kuncinya.
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post